TANGERANG, ifakta.co – Keluhan masyarakat Desa Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, terkait jalan betonisasi yang mengalami retak hingga pecah-belah kembali menjadi sorotan.

Warga menyebut hingga kini belum terlihat adanya perbaikan terhadap bagian jalan yang mengalami kerusakan tersebut.

“Sampai sekarang belum ada perbaikan. Kondisinya masih terbengkalai seperti ini,” ujar Pun, warga Kedung, kepada ifakta.co, Selasa (6/10/2026).

Iklan

Persoalan tersebut sebelumnya telah diinformasikan kepada Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid. Namun, hingga keluhan warga kembali disampaikan, belum terlihat tindakan serius maupun perbaikan di lokasi.

Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat karena jalan tersebut merupakan fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah. Warga berharap informasi yang telah disampaikan kepada pimpinan daerah tidak berhenti sebatas laporan, tetapi ditindaklanjuti melalui pengecekan langsung dan instruksi kepada jajaran teknis.

Ironisnya, di lokasi pekerjaan juga tidak terlihat papan informasi proyek yang memuat nama kegiatan, sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana maupun masa pelaksanaan.

Informasi mengenai nilai anggaran pekerjaan diketahui berdasarkan keterangan dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang. Sementara masyarakat di sekitar lokasi tidak memperoleh informasi dasar pekerjaan secara terbuka melalui papan informasi proyek.

Warga Kedung berharap Bupati Tangerang Maesyal Rasyid segera meminta jajaran terkait turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi betonisasi tersebut serta memastikan langkah penanganan terhadap kerusakan yang dikeluhkan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Tangerang, Kepala DBMSDA, Kabid, PPTK serta pihak terkait belum memberikan penjelasan mengenai kondisi betonisasi di Desa Kedung maupun tindak lanjut atas keluhan warga.

(sib/lex)

Iklan