ATLANTA, ifakta.co – Juara bertahan Argentina memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026 setelah bangkit secara dramatis untuk menyingkirkan Inggris pada laga semifinal. Lionel Messi dan kawan-kawan selanjutnya akan menghadapi Spanyol dalam perebutan gelar juara dunia pada Minggu di New York New Jersey.

Kemenangan tersebut menjadi pukulan telak bagi Inggris yang sebelumnya berada di ambang final Piala Dunia pertama mereka dalam 60 tahun. The Three Lions sempat memimpin melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55 sebelum Argentina membalikkan keadaan pada pengujung pertandingan.

Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez menjadi pahlawan kemenangan Argentina. Keduanya mencetak gol setelah menerima assist dari Lionel Messi. Hasil itu sekaligus membawa pasukan Lionel Scaloni menuju final Piala Dunia ketujuh sepanjang sejarah mereka dan membuka peluang untuk mempertahankan gelar juara dunia.

Iklan

Pertandingan antara dua kekuatan besar sepak bola tersebut berlangsung ketat sejak awal. Pertemuan itu kembali menghidupkan rivalitas klasik Argentina dan Inggris serta berakhir dengan skor yang sama seperti salah satu duel paling ikonik kedua tim di Meksiko 40 tahun silam.

Kedua tim bermain hati-hati pada awal pertandingan. Peluang baru tercipta pada menit ke-33 ketika John Stones menyambut tendangan bebas Declan Rice dengan sundulan di tiang jauh. Namun, bola masih melebar dari sasaran.

Argentina kemudian mencoba memberikan ancaman melalui Enzo Fernandez. Gelandang tersebut melepaskan tembakan keras, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.

Selepas turun minum, Argentina meningkatkan intensitas serangan. Julian Alvarez mencoba menciptakan peluang setelah menerima umpan panjang dan berhasil melewati Djed Spence. Namun, Jordan Pickford melakukan penyelamatan gemilang di tiang dekat untuk menjaga gawang Inggris.

Justru Inggris yang kemudian memecah kebuntuan pada menit ke-55. Morgan Rogers mengirim umpan silang mendatar dari sisi kanan yang mengarah kepada Anthony Gordon di tiang jauh. Gordon bergerak lebih cepat dari Nahuel Molina sebelum mengarahkan bola ke sudut gawang Emiliano Martinez.

Keunggulan tersebut membuat Inggris semakin fokus menjaga pertahanan. Djed Spence bahkan melakukan tekel krusial untuk menggagalkan peluang Giuliano Simeone.

Namun, Argentina tidak mengendurkan tekanan. Nico Gonzalez yang masuk sebagai pemain pengganti sempat mengancam melalui sundulan, tetapi Pickford kembali melakukan penyelamatan. Alexis Mac Allister juga nyaris mencetak gol setelah sundulannya menghantam tiang gawang.

Tekanan Argentina akhirnya membuahkan hasil. Berawal dari skema sepak pojok pendek, Messi mengirim bola kepada Enzo Fernandez. Ia kemudian melepaskan tembakan spektakuler dari luar kotak penalti yang meluncur deras melewati Pickford untuk menyamakan kedudukan.

Drama berlanjut hingga masa injury time. Mac Allister kembali mendapatkan peluang, tetapi tembakannya membentur tiang. Argentina tetap mempertahankan serangan hingga akhirnya Messi kembali memainkan peran penting.

Kapten Argentina itu mengirim umpan silang menggunakan kaki kanan ke area pertahanan Inggris. Lautaro Martinez menyambut bola di tiang jauh dan mengubahnya menjadi gol kemenangan yang memastikan comeback dramatis Argentina.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang terus berjuang hingga akhir pertandingan.

“Seragam ini pantas mendapatkan itu. Memberikan segalanya hingga akhir tanpa menyisakan apa pun. Dan sekali lagi para pemain menunjukkan bahwa mereka merasakannya seolah-olah seragam ini adalah milik mereka sendiri. Karena itu, saya benar-benar sangat bahagia,” kata Scaloni.

Kemenangan tersebut memastikan Argentina melaju ke partai puncak Piala Dunia FIFA 2026. Sang juara bertahan kini akan menghadapi Spanyol dalam laga final yang dijadwalkan berlangsung Minggu di New York New Jersey, sekaligus membuka peluang bagi Argentina untuk mempertahankan mahkota juara dunia.

(ris/my)

Iklan