JAKARTA ifakta.co – Harga minyak dunia menguat tajam pada perdagangan Asia, Senin (8/6), setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah menyusul serangan rudal yang diluncurkan Iran ke arah Israel. Aksi tersebut disebut sebagai respons atas serangan Israel di pinggiran Beirut dan memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan energi global.

Kontrak berjangka minyak Brent untuk pengiriman Agustus tercatat naik 2,6 persen menjadi US$95,49 per barel. Sementara itu, kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,4 persen ke level US$92,70 per barel.

Kenaikan harga minyak terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran investor bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah dapat mengganggu jalur distribusi energi internasional. Kawasan tersebut merupakan salah satu wilayah penghasil minyak terbesar di dunia, sehingga setiap perkembangan konflik berpotensi memengaruhi keseimbangan pasokan global.

Iklan

Sebelumnya, kedua kontrak minyak acuan tersebut juga ditutup menguat pada akhir pekan lalu. Sentimen pasar yang sempat berharap pada tercapainya gencatan senjata mulai memudar setelah kembali pecahnya permusuhan di kawasan tersebut.

Pelaku pasar kini mencermati perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah, terutama kemungkinan meluasnya konflik yang dapat menyeret negara-negara lain di kawasan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan premi risiko pada harga minyak dalam jangka pendek.

Analis energi menilai bahwa ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor utama yang menggerakkan pasar komoditas energi. Selama belum ada kepastian terkait upaya deeskalasi konflik, harga minyak diperkirakan akan tetap bergerak volatil seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan global.

Selain berdampak pada pasar energi, lonjakan harga minyak juga berpotensi memicu tekanan inflasi di sejumlah negara, mengingat minyak mentah masih menjadi komponen penting dalam biaya transportasi, industri, dan kebutuhan energi dunia.

Investor pun terus memantau perkembangan diplomatik yang dapat menentukan arah pergerakan harga minyak dalam beberapa pekan ke depan.

(jojo)

Iklan