BANYUMAS, ifakta.co – Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang dasar negara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menguatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Berbagai elemen masyarakat memanfaatkan momen 1 Juni untuk meneguhkan kembali nilai gotong royong, persatuan, dan kemanusiaan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.

Semangat tersebut juga ditunjukkan Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Banyumas. Organisasi kemasyarakatan itu memilih memperingati Hari Lahir Pancasila dengan memadukan kegiatan seremonial dan aksi sosial. Selain mengikuti upacara resmi yang digelar pemerintah, mereka juga menyiapkan program bantuan sosial untuk sejumlah panti asuhan di wilayah Purwokerto.

Iklan

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Banyumas, Yudho F. Sudiro, mengatakan seluruh jajaran organisasi ikut berpartisipasi dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung di tingkat kabupaten maupun kecamatan.

“Ada kegiatan di masing-masing PAC mengadakan upacara. Kami wajib mengikuti kegiatan upacara sebagai bukti nyata hormat kami dan sangat menghormati Pancasila sebagai dasar negara kita,” katanya, dikutip dari RRI, Senin (1/6).

Menurut Yudho, penghormatan terhadap Pancasila tidak cukup berhenti pada upacara dan seremoni. Karena itu, Pemuda Pancasila Banyumas juga menyusun kegiatan sosial sebagai bentuk implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Organisasi tersebut menjadwalkan bakti sosial pada 7 Juni 2026. Dalam kegiatan itu, para kader akan menyalurkan bantuan ke lima panti asuhan yang berada di wilayah Purwokerto. Bantuan tersebut berupa bingkisan kebutuhan sehari-hari serta makanan untuk para penghuni panti.

“Kami juga akan mengadakan baksos di panti-panti asuhan yang ada di wilayah kota. Ada lima panti asuhan yang akan kami berikan bantuan dari kader-kader Pemuda Pancasila,” kata Yudho.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari nilai Pancasila. Selain itu, organisasi ingin menunjukkan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Sehingga aksi nyata Pemuda Pancasila berbuat nyata untuk masyarakat itu ada,” tambahnya.

Pancasila Tetap Relevan di Tengah Tantangan Zaman

Yudho menilai Pancasila masih memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, berbagai tantangan sosial, ekonomi, maupun perkembangan teknologi saat ini justru membuat masyarakat semakin membutuhkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan penerapan tersebut harus hadir dalam berbagai aspek, mulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, pemerintahan, hingga kehidupan bermasyarakat.

“Pancasila itu harus kita terapkan di semua aspek kehidupan, baik di pemerintahan ataupun bermasyarakat, baik di tataran hukum maupun pelaksanaannya. Sehingga Pancasila benar-benar menjadi asas hukum, asas kehidupan, dan asas bermasyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, penerapan nilai Pancasila secara konsisten dapat memperkuat persatuan bangsa sekaligus menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Ajak Masyarakat Isi Momen Pancasila dengan Kegiatan Positif

Selain mengajak masyarakat memahami makna Pancasila, Yudho juga mengimbau warga untuk memanfaatkan momentum Hari Lahir Pancasila dengan kegiatan yang memberi dampak positif bagi lingkungan.

Ia berharap masyarakat tidak hanya memandang tanggal 1 Juni sebagai hari libur. Sebaliknya, masyarakat dapat mengisi momen tersebut dengan berbagai kegiatan sosial, kerja bakti, maupun aksi kemanusiaan yang mempererat hubungan antarsesama.

“Saya berharap masyarakat juga ada kegiatan sosial, bukan hanya untuk jalan-jalan. Kalau kami setiap 1 Juni pasti mengadakan kegiatan sosial, bersih-bersih, bakti sosial, dan sebagainya,” ujarnya.

Yudho optimistis Indonesia dapat menjadi bangsa yang semakin kuat apabila seluruh masyarakat terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial akan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Saya yakin sekali, kalau nilai-nilai Pancasila kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, Indonesia akan menjadi bangsa yang besar,” katanya.

(naf/lex)