JAKARTA, ifakta.co – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan larangan bagi pedagang hewan kurban yang berjualan di lokasi yang mengganggu aktivitas masyarakat. Larangan tersebut mencakup area trotoar, taman kota, hingga kebun di wilayah Jakarta.

Kebijakan itu disampaikan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 saat lapak penjualan hewan kurban mulai bermunculan di sejumlah titik ibu kota.

“Di Jakarta saya sudah mengeluarkan instruksi tidak boleh berjualan di tempat yang mengganggu aktivitas publik, terutama di trotoar, di kebun, di taman-taman,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Iklan

Pramono memastikan pemerintah daerah akan memberikan peringatan kepada pedagang yang nekat membuka lapak di area terlarang. Mereka diminta segera memindahkan lokasi jualannya ke tempat yang telah ditentukan.

“Maka yang seperti itu segera diberikan peringatan dan mereka untuk tidak boleh berjualan,” ujarnya.

Menurut Pramono, langkah tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa terganggu keberadaan lapak hewan kurban di fasilitas umum.

Selain penataan lokasi penjualan, Pemprov DKI juga terus memantau kondisi pasokan dan harga hewan kurban menjelang Idul Adha.

Pramono menyebut harga hewan kurban di Jakarta hingga saat ini masih relatif stabil. Ia juga memastikan ketersediaan sapi maupun kambing dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah sampai hari ini harga-harga hewan kurban yang ada di Jakarta tidak mengalami kenaikan, relatif stabil. Jumlah hewan kurban, apakah itu sapi, apakah itu kambing dan sebagainya, sekarang ini tersedia sepenuhnya di Jakarta,” tuturnya.

Ia menambahkan, pasokan hewan kurban di Jakarta bahkan turut diminati sejumlah daerah lain. Kondisi tersebut dinilai menjadi bukti kesiapan pengelolaan stok yang dilakukan BUMD pangan DKI Jakarta.

“Dan bahkan beberapa daerah akhirnya mengambil hewan kurbannya dari Jakarta. Ini menunjukkan bahwa BUMD yang bertanggung jawab untuk itu, salah satunya adalah Dharma Jaya, mereka mempersiapkan secara baik,” pungkasnya.

(my/my)