TANGERANG, ifakta.co – Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat langkah strategis dalam menekan angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui program Wira Usaha Baru (WUB). Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan usaha sekaligus membuka pembekalan kewirausahaan di Balai Latihan Kerja (BLK) Jayanti, Selasa (5/5/2026).
Program ini menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah daerah dalam memperluas akses pelatihan kerja dan menciptakan peluang usaha mandiri bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan, saat ini sebanyak 142 peserta tengah mengikuti pelatihan di BLK Jayanti. Selain itu, pemerintah daerah juga menggandeng dunia industri untuk membuka program pemagangan bagi para peserta.
Iklan
“Peserta mendapatkan kesempatan magang selama satu bulan di perusahaan, lengkap dengan dukungan transportasi dan uang saku. Ini menjadi jembatan untuk masuk ke dunia kerja,” ujar Maesyal.
Ia menegaskan, program pemagangan tersebut membuka peluang besar bagi peserta untuk direkrut sebagai karyawan tetap, dengan catatan mampu menunjukkan kinerja, disiplin, dan tanggung jawab selama masa pelatihan.
Menurutnya, keberadaan BLK di Jayanti dan Jati Mulya, Kosambi, memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri. Berbagai pelatihan disiapkan, mulai dari otomotif, servis AC, operator forklift, tata boga, menjahit, hingga barista.
Namun demikian, Bupati mengakui tidak seluruh lulusan pelatihan dapat terserap di sektor industri. Oleh karena itu, Pemkab Tangerang mendorong lahirnya wirausaha baru sebagai solusi alternatif.
“Setelah pelatihan, peserta langsung difasilitasi dengan bantuan peralatan usaha agar bisa segera memulai usaha dan memperoleh penghasilan,” jelasnya.
Pada tahun 2026, Pemkab Tangerang menargetkan sebanyak 1.700 peserta mengikuti program pelatihan kerja, dengan 608 orang di antaranya difokuskan sebagai Wira Usaha Baru. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan guna memperluas dampak ekonomi di masyarakat.
“Program ini menjadi bagian dari strategi menekan pengangguran, mengurangi kemiskinan, serta memperkuat ekonomi daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menjelaskan bahwa program WUB dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendekatan terpadu.
Sepanjang 2026, sebanyak 608 WUB telah dibentuk dalam 38 angkatan, dengan berbagai bidang usaha seperti garmen, bengkel otomotif, las listrik, instalasi listrik, servis AC, tata rias, barista, hingga sektor kuliner seperti bakery, tempe, dan sate bandeng.
“Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan, yakni pelatihan teknis dan kewirausahaan, pembekalan serta motivasi usaha, dan pemberian bantuan peralatan,” ujar Rudi.
Ia berharap, para peserta tidak hanya mampu mandiri secara ekonomi, tetapi juga dapat membuka lapangan kerja baru di lingkungan sekitarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pembekalan kewirausahaan diikuti oleh 144 peserta. Bupati Tangerang juga menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada 12 kelompok WUB yang berasal dari enam kecamatan, yakni Balaraja, Sukamulya, Gunung Kaler, Kronjo, Kresek, dan Sindang Jaya.
(Sb-Lx)




