Dugaan Kasus Pemaksaan Aborsi Siswi SMA di Nganjuk Oleh Orang Tua Sang Pacar Kini dalam Penyelidikan Kepolisian

- Jurnalis

Sabtu, 30 Desember 2023 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK ifakta.co – Dugaan kasus pemaksaan aborsi seorang anak dibawah umur di Kabupaten Nganjuk telah viral di media sosial dan tengah menjadi perbincangan hangat warga Nganjuk saat ini.

Sebutlah Bunga (17th) bukan nama sebenarnya, gadis belia yang masih duduk di bangku SMA di Nganjuk itu nekad melaporkan orang tua pacarnya dengan mendatangi Unit PPA Polres Nganjuk didampingi orang tua dan kuasa hukumnya pada Minggu lalu.

Pelaporan itu terpaksa dilakukan lantaran orang tua pacarnya diduga melakukan pemaksaan aborsi pada korban dengan membawa korban pada salah satu tempat pengobatan tradisional di Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.

Kuasa hukum korban saat dikonfirmasi mengaku, kliennya melaporkan kejadian pemaksaan aborsi tersebut setelah mengetahui korban tengah hamil di luar nikah.

Berdasarakan pelaporan itu, Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Lanang Teguh Prambudi, saat dikonfirmasi ifakta.co di ruang kerjanya membenarkan adanya pelaporan tersebut.

“Saya sampaikan terkait laporan itu sudah saya terima kurang lebih pada Minggu lalu, langsung kita tindak lanjuti dan kami saat ini tengah melakukan pendalaman,” ungkap AKP Lanang Jumat (29/12/23).

Lanang mengaku saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan penyidik Unit PPA serta berbagi tugas untuk menentukan langkah termasuk melakukan pendalaman terhadap dokter- dokter yang berada diluar Nganjuk.

Baca juga :  Kapolres Nganjuk Ungkap Tindak Kejahatan Sepanjang Tahun 2023 Menurun

“Untuk sekarang kasus dugaan pemaksaan aborsi ini masih dalam tahap penyelidikan, ada 10 orang saksi yang telah kami mintai keterangan, tapi mungkin nanti masih akan ada pemanggilan saksi lain diluar yang disebutkan oleh pelaku” katanya.

Kasatreskrim menyebut ke-10 saksi itu yang utama dari pihak korban serta pihak – pihak yang dimungkinkan mengetahui kronologi kejadiannya.

“Terkait perkara ini kami harus harus hati – hati, tidak gegabah jangan sampai salah langkah yang mengakibatkan proses penyidikan ini menjadi terhambat” tuturnya.

Menurut Lanang dalam kasus ini peran dokter ia mengaku pernah di datang korban untuk melakukan pemeriksaan.

“Untuk kondisi korban saat ini tengah ada pendampingan dari psykiater untuk menjaga mentalnya dan saat dimintai keterangan pun juga masih di dampingi oleh orang tua dan psykolog” beber Lanang.

Baca juga :  FKI-1 Sumut Laporkan Kasus Korupsi Uang Ganti Rugi Lahan Tol Kuala Tanjung-Indrapura ke KPK

Untuk itu menurutnya nanti pada pemeriksaan lanjutan bisa akan dilakukan di luar kantor demi menjaga mental si anak.

“Untuk alat bukti selain keterangan saksi masih kita lakukan pendalaman bila ditemukan alat bukti lain maka kita akan mengacu ke 184, sehingga setidaknya kasus ini bisa naik ke tahap penyidikan, bila kita sudah mengantongi alat bukti yang cukup kuat maka akan kami segera lakukan gelar perkara,” pungkas Lanang.

(MAY).

Berita Terkait

Penuhi Nazar, Pendukung Prabowo-Gibran di Bali Cukur Rambut
Halo Doc Tri Dharma Beraksi, Obati Luka Infeksi Telapak Kaki Anius Sani
Polri Bekerjasama dengan Imigrasi Tangkap DPO Interpol WN Jepang di Batam
Pegawai BPN Banyuasin Positif Narkoba Ditangkap Usai Tabrak Lari Ojol Hingga Tewas
Ancam-Peras Pelanggannya Rp 3 M, Seorang Terapis SPA Jalani Sidang di PN Denpasar
Karen Sukses Raih Juara 1 LX Got Talent 2024
Babak Baru Dugaan Korupsi di KPP Palembang Diungkap Kuasa Hukum Wajib Pajak
Sambut Kemenangan Satu Putaran Prabowo-Gibran, Arus Bawah Indonesia Banyumas Gelar Ziarah dan Doa Bersama

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:41 WIB

Penuhi Nazar, Pendukung Prabowo-Gibran di Bali Cukur Rambut

Kamis, 15 Februari 2024 - 18:07 WIB

Karen Sukses Raih Juara 1 LX Got Talent 2024

Sabtu, 10 Februari 2024 - 21:56 WIB

Sambut Kemenangan Satu Putaran Prabowo-Gibran, Arus Bawah Indonesia Banyumas Gelar Ziarah dan Doa Bersama

Sabtu, 10 Februari 2024 - 16:03 WIB

Gelar Patroli Skala Besar, Polres Nganjuk Antisipasi Gangguan Saat Libur Panjang secara Intensif

Jumat, 9 Februari 2024 - 12:18 WIB

Peringati Hari Pers Nasional 2024, PWI Nganjuk Gelar Khotmil Qur’an dan Tasyakuran

Selasa, 6 Februari 2024 - 16:12 WIB

Apel Gelar Pasukan Polres Nganjuk dan Kodim 0810/Nganjuk Dalam Rangka Bulan Bakti TNI -Polri Tahun 2024

Selasa, 6 Februari 2024 - 07:22 WIB

Plt.Gubernur Lemhannas RI Resmi Kukuhkan Pengurus Senat PPRA 66

Selasa, 6 Februari 2024 - 06:53 WIB

Kapolres dan Dandim 0810 Nganjuk Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung

Berita Terbaru

Jero Gede Sida sapaan akrabnya Jero Galon usai penuhi nazar cukur rambut  dalam mendukung dan selebrasi kemenangan Prabowo-Gibran. (Foto: Ifakta.co)

Berita Daerah

Penuhi Nazar, Pendukung Prabowo-Gibran di Bali Cukur Rambut

Sabtu, 24 Feb 2024 - 19:41 WIB

JMSI dan SiberMu Jalin Kerjasama Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam PJJ. (Foto: Istimewa)

Nasional

JMSI Bantu Pendidikan Jarak Jauh SiberMu

Jumat, 23 Feb 2024 - 15:13 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca