Masa Kampanye Pemilu Berakhir Pada 10 Pebruari 2024, KPU Nganjuk Sosialisasikan Ketentuan Kampanye Pada Media Massa

- Jurnalis

Rabu, 27 Desember 2023 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK ifakta.co– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nganjuk menggelar sosialisasi ketentuan kampanye dengan menghadirkan 37 media massa yang ada di Kabupaten Nganjuk baik media elektronik , cetak maupun media online dan juga lembaga penyiaran, pada Rabu (27/12/23).

Nampak hadir Ketua KPU Nganjuk yang diwakili oleh Komisioner KPU Divisi Sosdik Lihparmas Mohammad Aris Jatmiko, Kasubbag Umum Keuangan dan Logistik Aminodin, Kasubbag Tekmas Imam Basuki dan Ketua PWI Nganjuk Andik Sukaca serta para insan Media di Nganjuk.

Dalam keterangannya, Aris Jatmiko mengungkapkan berdasarkan Peraturan KPU No.15 tahun 2023 maka diadakan kegiatan sosialisasi pelaksanaan ketentuan kampanye di media massa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada giat ini kita akan implementasikan Peraturan KPU yang baru yang mengatur tentang ketentuan pelaksanaan kampanye di media massa, diantaranya terkait dasar hukum kepemiluan, metode kampanye, prinsip kampanye, ruang lingkup kampanye, penentuan pemasangan APK, ketentuan materi dan desain iklan kampanye, kewajiban media massa dan lembaga penyiaran serta ketentuan pemberitaan dan penyiaran kampanye,” ungkap Aris Jatmiko.

Menurutnya terkait dengan pelaksanaan massa kampanye, di jadwalkan pada tanggal (28/11/ 2023) dan akan berakhir sampai dengan (10/02/2024).

Baca juga :  Bawaslu Nganjuk Gelar Rakor Pembentukan PTPS dalam Pengawasan Pemilu Tahun 2024

“Pelaksanaan masa kampanye dijadwalkan jatuh pada tanggal (28 November – 10 Pebruari 2024), adapun kegiatan yang boleh dilakukan adalah; terkait dengan pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran dan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), debat pasangan calon (paslon), dan iklan kampanye di medsos,” ungkapnya.

Sedangkan untuk tanggal 21 Januari 2024- 10 Pebruari 2024 ( terhitung 20 hari) adalah masa kampanye iklan di media massa dan kampanye umum.

Sementara itu Aris mengatakan untuk masa tenang jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Pebruari 2024.

“Dalam masa tenang selama 3 hari itu maka selesailah seluruh tahapan masa kampanye, sehingga seluruh pemasangan iklan di medsos harus di off- kan dan pemasangan APK harus dilepas sampai batas akhir tanggal 10 Pebruari 2024, jika ada yang malanggar maka akan ada sangsi dari Bawaslu,” urainya.

Kemudian Aris menjelaskan pula tentang ketentuan materi dan desain iklan kampanye, yakni ; Iklan bisa berbentuk tulisan, gambar, suara atau gabungan antara tulisan, suara dan gambar yang bersifat naratif / karakter naratif.

“Isi kampanye paling sedikit memuat visi misi program dan atau citra diri peserta pemilu, materi iklan wajib mendapatkan pernyataan layak untuk di edarkan/ ditayangkan dengan menyertakan foto surat lulus sensor sesuai dengan perundang – undangan dan materi iklan wajib mematuhi ketentuan yang berlaku, ” paparnya.

Baca juga :  Selain Sapa Warga dan Serap Aspirasi, Caleg Nasdem Daenk Jamal Berikas Kursi Roda Saat Blusukan

Selanjutnya Aris juga membahas terkait kewajiban media massa, cetak, daring dan lembaga penyiaran.Yang pertama wajib memberikan kesempatan yang sama kepada peserta pemilu dalam pemuatan dan penayangan iklan.

Yang kedua, wajib mematuhi kode etik periklanan dan ketentuan perundangan, sedangkan yang ketiga wajib menentukan standar tarif iklan yang berlaku sama untuk setiap peserta pemilu.

“Ke- empat wajib menyiarkan ILM paling sedikit 1 kali dalam sehari selama 60 detik, selanjutnya adil, berimbang dan tidak memihak dalam menyiarkan iklan,” tutur Aris.

Selanjutnya ia menjelaskan larangan media massa dan lembaga penyiaran, yakni ; dilarang menjual pemblokiran segmen atau pemblokiran waktu untuk kampanye dan dilarang menerima program sponsor serta dilarang menjual suatu iklan yang tidak dimanfaatkan oleh salah satu peserta pemilu kepada peserta yang lain.

“Ketentuan tentang materi dan desain iklan kampanye pada media massa itu berlaku pada (21/01/2024) hingga (10/02/ 2024),” katanya.

Pada segmen terakhir Aris membahas tentang pemberitaan dan penyiaran kampanye bagi media massa.Dalam hal ini media massa diwajibkan mematuhi kode etik jurnalistik dan dilarang menyiarkan berita iklan yang sifatnya menguntungkan /merugikan mengarah pada kepentingan salah satu calon.

Baca juga :  Jelang Nataru Polres Prabumulih Gelar Operasi Lilin Musi 2023

“Tanpa kerjasama yang baik dari semua pihak termasuk media massa tidak mungkin pemilu akan berjalan dengan baik maka dari itu kami meminta terjalin kerjasama dan komunikasi yang baik antara KPU dan rekan- rekan media agar Pemilu 2024 nanti berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” pungkas Aris Jatmiko.

Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nganjuk Andik Sukaca mengatakan dengan adanya sosialisasi ketentuan kampanye ini semoga memudahkan dan memperlancar koordinasi maupun komunikasi antara KPU Nganjuk dengan Insan Pers.

“Apabila nanti dalam tahapan demi tahapan pemilu berjalan ditemukan pemberitaan – pemberitaan dari teman teman media yang didapati melanggar aturan yang ada maka mohon untuk dapatnya segera diingatkan agar tidak berlarut – larut sehingga sampai terjadi tindakan dari Gakumdu, dan untuk teman – teman semoga tetap semangat dalam mengawal pemilu dan diberikan kelancaran dalam menjalankan profesinya,” tutup Andik Sukaca.

(MAY).

Berita Terkait

Penuhi Nazar, Pendukung Prabowo-Gibran di Bali Cukur Rambut
Halo Doc Tri Dharma Beraksi, Obati Luka Infeksi Telapak Kaki Anius Sani
Kapolres Nganjuk Gelar Program Nusantara Cooling System Bersama Organisasi Mahasiswa di Nganjuk
Cak Item, Ketua PWI Jatim Siap Maju Sebagai Kandidat Calon Wakil Gubernur Jatim di Pemilukada 2024
Kapolres Nganjuk Kunjungi Seluruh PPK Pastikan Penghitungan Suara Aman dan Lancar
Kapolres Nganjuk Sambangi dua Petugas PKD dan KPPS yang Terbaring Sakit Pasca Pemungutan dan Penghitungan Suara
Basis Loyalis Jokowi Minta Semua Relawan Kawal Suara Prabowo-Gibran, Ini Penjelasannya
Karen Sukses Raih Juara 1 LX Got Talent 2024

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:41 WIB

Penuhi Nazar, Pendukung Prabowo-Gibran di Bali Cukur Rambut

Kamis, 15 Februari 2024 - 18:07 WIB

Karen Sukses Raih Juara 1 LX Got Talent 2024

Sabtu, 10 Februari 2024 - 21:56 WIB

Sambut Kemenangan Satu Putaran Prabowo-Gibran, Arus Bawah Indonesia Banyumas Gelar Ziarah dan Doa Bersama

Sabtu, 10 Februari 2024 - 16:03 WIB

Gelar Patroli Skala Besar, Polres Nganjuk Antisipasi Gangguan Saat Libur Panjang secara Intensif

Jumat, 9 Februari 2024 - 12:18 WIB

Peringati Hari Pers Nasional 2024, PWI Nganjuk Gelar Khotmil Qur’an dan Tasyakuran

Selasa, 6 Februari 2024 - 16:12 WIB

Apel Gelar Pasukan Polres Nganjuk dan Kodim 0810/Nganjuk Dalam Rangka Bulan Bakti TNI -Polri Tahun 2024

Selasa, 6 Februari 2024 - 07:22 WIB

Plt.Gubernur Lemhannas RI Resmi Kukuhkan Pengurus Senat PPRA 66

Selasa, 6 Februari 2024 - 06:53 WIB

Kapolres dan Dandim 0810 Nganjuk Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung

Berita Terbaru

Jero Gede Sida sapaan akrabnya Jero Galon usai penuhi nazar cukur rambut  dalam mendukung dan selebrasi kemenangan Prabowo-Gibran. (Foto: Ifakta.co)

Berita Daerah

Penuhi Nazar, Pendukung Prabowo-Gibran di Bali Cukur Rambut

Sabtu, 24 Feb 2024 - 19:41 WIB

JMSI dan SiberMu Jalin Kerjasama Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam PJJ. (Foto: Istimewa)

Nasional

JMSI Bantu Pendidikan Jarak Jauh SiberMu

Jumat, 23 Feb 2024 - 15:13 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca