Guru Asal Ngrombot Tewas Dalam Laka Lantas di Simpang 4 Garu, Baron

  • Whatsapp

NGANJUK – Sungguh tragis apa yang dialami wanita yang kesehariannya berprofesi sebagai guru yang masih terbilang muda.Pasalnya wanita yang dikenal bernama Lely Kurniasari ini akhirnya meninggal dunia (MD), pada saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Kertosono pasca mengalami kecelakaan.

Kanit laka Polres Nganjuk, Iptu Sugino saat dikonfirmasi mengatakan telah terjadi laka lantas antara dua kendaraan roda dua, yang melibatkan 2 orang luka – luka dan satu orang MD di Rumah Sakit.

Read More

“Pada sore hari Minggu November(21/11/21), sekira pukul 17.45 Wib, dua buah kendaraan roda dua telah bertabrakan, tepatnya di TKP Simpang 4 masuk Dusun Karangtengah, Desa Garu Kecamatan Baron Nganjuk,” ungkap Kanit Laka.

Diketahui korban tewas dalam laka itu Lely Kurniasari (39), yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan Nopol AG -2996-UO.

Sementara, sepeda motor lawan yakni Honda Beat dengan Nopol AG- 6474- UJ yang ditumpangi dua orang pengendara yakni Sultoni (39) warga Lampung Tengah kelahiran kota Jombang sebagai pengemudi dan Saiful (19) asal Desa Bukur Kecamatan Patianrowo.

“Awalnya Lely mengendarai roda dua dengan kecepatan sedang dari arah Utara ke Selatan, diduga saat di TKP ia kurang berhati – hati ketika hendak berbelok ke kanan (Barat) ,” terang Sugino.

Menurutnya, saat kejadian diduga pengendara Honda Beat yang juga seorang guru itu tidak memperhatikan kondisi arus lalulintas dari arah depan maupun belakang arah jalur yang diutamakan.

“Bersamaan dengan itu dari arah berlawanan muncul Honda Beat yang ditumpangi oleh Sultoni dan Saiful yang melaju dari arah Selatan ke Utara, karna jarak pandang terlalu dekat maka tabrakanpun tak dapat terelakkan ,” tutur Sugino.

Akibat kejadian itu ketiga korban mengalami luka -luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Kertosono untuk dimintakan VER.

“Ketika di rujuk ke RS.Kertosono kondisi Lely tidak sadar dengan luka di kepala serta kaki kiri patah sehingga MD di Rumah sakit, sedangkan Sultoni juga tidak sadar karena mengalami luka berat di kepala, sedangkan Saiful mengalami luka ringan di pelipis mata kanan dan lecet pada hidung,” papar Sugino.

Atas kejadian laka tersebut, kerugian material yang diderita sebesar Rp.1.000.000; ( Satu Juta Rupiah).

(MAYANG).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.