Naas, Bocah Yatim di Sukomoro Meninggal Tersengat Listrik Pompa Air

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2020 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ifakta.co, Nganjuk – Seorang bocah yatim yang tinggal bersama neneknya berinisial MRP (5) warga Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur harus meninggal dunia karena kesetrum, pada Senin (6/4/20).

Kasubbag Humas Polres Nganjuk AKP Sudarman menjelaskan, sore sekira pukul 15.00 WIB MRP ditinggal di rumah neneknya Sal (51).

“Neneknya mau menyelep kopi.
Ketika ditinggal, korban sedang bermain di depan rumah. Sementara bibinya Siti sedang tidur di dalam kamar,” katanya, Selasa (7/4).

Sudarman menjelaskan, sepulang dari menyelep kopi, Salbiyah mencari korban karena tidak ada di sekitaran rumah. Setelah masuk ke ruangan dapur, Sal mendapati sandal korban berada di bawah kursi.

Kemudian Sal menengok di bawah kursi, dan ia mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dalam posisi tengkurap di bawah kursi kepala di barat dan kaki di timur.

“Saat ditemukan, korban dalam kondisi bawah mata bagian kiri luka dan tampak seperti terbakar, jari-jari kedua tangan nampak luka seperti terbakar, lutut kanan nampak luka dan terbakar akibat terkena setrum aliran listrik pompa air yang berada di sebelah kursi di dapur,” jelas AKP Sudarman.

“Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Sukomoro,” imbuhnya.

Diketahui ternyata status korban di rumah tersebut ikut neneknya karena ibu kandung korban sudah meninggal dunia.

“Kalau bapaknya sudah menikah lagi,” pungkas Sudarman. (may)

Berita Terkait

Perayaan Waisak Vihara Hemadhiro Mettavati Dihadiri Ribuan Umat Budha
Chandra Aditiya Dilantik jadi Ketua Umum Hikmahbudhi 2024-2026
Dukung Pariwisata Indonesia, Perusahaan Startup luncurkan Aplikasi Holigo
Inspektorat DKI Gelar Bimtek Pendidikan Antikorupsi Bagi Pejabat Pemkot Jakpus
Ketua Dewan Pers Tekankan Independensi Pers Bersifat Mutlak Jangan Ada Intervensi, Saat Hadiri UKW di Surabaya
Untuk Mempermudah Kontrol Dana 5% Yang Diatur UU DKJ Baiknya Dikelola LMK Bukan Liding Sektor
Gunung Awu di Kepulauan Sangihe Sulut Siaga 3
Pawai Alegoris Kirap Pusaka Tak Miliki Historical Basic Terhadap HUT Nganjuk

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 17:08 WIB

Jelang Jakarta International Marathon di Kawasan GBK Wakil Walikota Jakpus Tinjau Kesiapan Akhir

Kamis, 20 Juni 2024 - 09:57 WIB

OKK PWI Jaya 2024 Pecahkan Rekor Peserta Terbanyak Selama 15 Tahun

Selasa, 18 Juni 2024 - 21:29 WIB

Berikut Ini Panduan Peserta Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian PWI Jaya

Senin, 17 Juni 2024 - 17:55 WIB

Haji Beceng Bagikan 1500 Paket Daging Sapi Seberat 1.5 kg perkantong pada Iedul Adha 1445 H

Senin, 17 Juni 2024 - 03:33 WIB

Pedagang Pasar Malam di Jalan Tanggul Timur Menambah Kemacetan di Kapuk

Minggu, 16 Juni 2024 - 16:22 WIB

Perayaan Waisak 2564 BE/2024 di Vihara Hemadhiro Mettavati: Momen Kebersamaan dan Doa

Minggu, 16 Juni 2024 - 15:52 WIB

Perayaan Waisak Vihara Hemadhiro Mettavati Dihadiri Ribuan Umat Budha

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:51 WIB

Ratusan Sopir Truk Demo Kadishub Bekasi Karena Sering Dipalak Oknum Dishub Hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca