Berkat Rujukan Online, Program JKN-KIS Semakin Baik dan Mudah Digunakan

  • Whatsapp

Poto : Agus Sunaryo

ifakta.co, Jakarta – Setelah lima tahun program JKN-KIS sudah berlangsung dan membantu pembiayaan pesertanya yang mendapatkan layanan kesehatan. Tak dipungkiri semakin banyak pandangan positif dari masyarakat di tengah komentar negatif terhadap program yang dijalankan oleh BPJS Kesehatan. Salah satunya Agus Sunaryo, dirinya merasakan betul bagaima pelayanan kesehatan untuk peserta JKN-KIS semakin baik.

“Saya tiba-tiba jatuh sakit lalu dibawa ke UGD di RS Port Medical Center (PMC), terkena serangan jantung. Tetapi karena ruang ICU sedang direnovasi, lalu saya dirujuk ke RS Hermina Podomoro dan dirawat selama lima hari di ruang ICU dan perawatan biasa. Dokter mengatakan saya terkena serangan jantung dan ada penyumbatan di jantung karena darah saya kental tidak encer,” ujar Agus beberapa hari lalu.

Agus memuji bahwa pelayanannya baik dan bagus meskipun pada akhirnya tidak ada biaya yang dikeluarkan dari pribadinya. Dokterpun menganjurkan untuk secara rutin selama 3 bulan menjalani cek kesehatan. Setelah mengalami serangan jantung, Agus pun keluar dari kantor karena sudah tidak bisa bekerja maksimal seperti dahulu.

“Saya baru saja keluar dari pekerjaan, jadi iuran JKN-KIS saya sudah tidak ditanggung oleh perusahaan. Makanya sekarang saya dan keluarga sudah beralih menjadi peserta PBI APBD. Meskipun saya peserta JKN-KIS, di rumah sakit pelayanannya bagus, penerimaan terhadap pasien juga bagus. Saya hanya perlu tunjukkan KIS dan persyaratan lain seperti KK, KTP dan surat rujukan, saya pun langsung diterima oleh rumah sakit serta dilayani,” ujar Agus.

Bukan kali ini saja Agus menggunakan KIS, tetapi dahulu juga pernah. Tetapi waktu itu Agus masih merasa bingung dan memandang ribet terhadap program JKN-KIS. Antriannya pun menumpuk dan menunggu lama. Tetapi semenjak ada rujukan online, dirinya semakin dimudahkan ketika harus datang ke rumah sakit.

“Sekarang KIS sudah bagus dan tidak bertele-tele. Seluruh petugas baik di puskesmas maupun di rumah sakit mereka merespon dengan baik. Sudah banyak perbaikan dari awal berjalan hingga kini. Semakin ke sini semakin baik dari segi program dan pelayanan. Informasi pun sekarang banyak bisa diperoleh baik dari website, media ataupun petugas kesehatan. Sehingga memudahkan masyarakat,” tutup Agus. (My)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *