JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan proses pengajuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) oleh investor dituntaskan melalui sistem layanan terintegrasi secara elektronik (OSS).
“Bagi investor yang mengajukan melalui OSS, nanti langsung diberikan izin, tidak lagi diselesaikan secara offline,” kata Darmin di Jakarta, Jumat (13/9/2019).
Darmin mengatakan selama ini pemberian IMB harus melalui proses rapat di tingkat kementerian terkait meski pendaftaran sudah diajukan melalui sistem OSS.
“Keputusan IMB diberikan masih melalui rapat panjang dan banyak bidang harus dibahas sebelum disetujui,” katanya.
Kedepannya, Darmin menjanjikan investor yang ingin mendapatkan IMB langsung memperoleh persetujuan dalam sistem OSS.
Setelah itu, Kementerian terkait akan memonitor pemberian izin tersebut dan mengawasi agar investor sudah memenuhi standar yang dibutuhkan dalam mendapatkan IMB.
“Kalau kementerian tidak mempunyai tenaga kompetensi, yang mengawasi dan melaksanakan adalah tenaga profesi, yang mempunyai sertifikat untuk menandatangani izin tersebut,” ujar Darmin.
Ia menambahkan tidak hanya IMB namun proses perizinan lainnya seperti izin lingkungan, yang selama ini prosesnya lama, juga nantinya menggunakan skema ini.
“Dengan begitu sistem OSS tidak lagi lama, tidak ada proses offline, karena yang membuat masalah itu offline,” kata Darmin. (amy)
Advertisment
Menko Perokonomian: Proses Mengurus IMB Bisa Diproses Lewat OSS
Rinto Hartoyo | ifakta.co
13 September 2019 22:38 WIB
Iklan
Artikel Terkait
Berita Utama
Kasus Grup Chat FHUI, Pelaku Minta Maaf Namun Desakan Sanksi Menguat
Hukum & Kriminal
UI Tindak Dugaan Pelecehan Seksual Kasus Grup Chat Mesum
Hukum & KriminalIklan
Berita Terbaru
Kasus Grup Chat FHUI, Pelaku Minta Maaf Namun Desakan Sanksi Menguat
Hukum & Kriminal
UI Tindak Dugaan Pelecehan Seksual Kasus Grup Chat Mesum
Hukum & Kriminal
Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 5,2 Persen, Tahan Tekanan Global
Ekonomi & Bisnis
Kolom
Nasional
Internasional
Politik
Megapolitan
Regional
Daerah
Otomotif
Ekonomi & Bisnis
Pendidikan
Gaya Hidup
Edukasi
Tutup
Advertisment
