SLEMAN, ifakta.co – PSS Sleman belum dapat tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi Garudayaksa FC pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027. Dua pemain, Moussa Bagayoko dan Stefan Ashkovski, dipastikan absen dalam pertandingan di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026) malam WIB.

Bagayoko masih menjalani pemulihan cedera dan telah melewatkan tiga pertandingan terakhir PSS. Sementara itu, Ashkovski harus menjalani hukuman setelah menerima kartu merah ketika PSS menghadapi Borneo FC pada 27 Oktober 2026.

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menjelaskan Bagayoko mengalami cedera lutut dan masih membutuhkan waktu untuk kembali ke kondisi siap bermain.

“Bagayoko masih membutuhkan waktu dua hingga tiga pekan. Dia mengalami cedera lutut dan sedang menjalani proses pemulihan,” ujar pelatih PSS, Pieter Huistra, Sabtu (31/10/2026).

Huistra berharap pemain tersebut segera pulih karena jadwal pertandingan pada November dan Desember cukup padat. PSS membutuhkan seluruh pemain agar dapat menjaga kedalaman skuad.

“Saya berharap dia bisa kembali bermain karena kami punya banyak pertandingan yang akan datang di November-Desember, ya sangat sibuk. Jadi kami butuh semua pemain,” lanjutnya.

Frederic Injai Baru Kembali dari Cedera

Selain Bagayoko, Huistra juga menjelaskan perkembangan kondisi Frederic Injai. Gelandang bertahan asal Prancis itu baru kembali bermain setelah menepi selama lima bulan akibat cedera.

Dalam pertandingan sebelumnya, tim pelatih membatasi menit bermain Injai karena kondisinya belum sepenuhnya pulih. Huistra menyebut keputusan tersebut diambil agar sang pemain dapat kembali merasakan atmosfer pertandingan secara bertahap.

“Pada laga sebelumnya kami mengambil sedikit risiko dengan memainkannya. Dia belum 100 persen siap. Rencananya dia hanya bermain sekitar 10 menit untuk memberinya kesempatan merasakan pertandingan,” kata Huistra.

Adapun Ashkovski harus menjalani suspensi setelah menerima kartu merah. Sebelumnya, pemain tersebut juga sempat mengalami cedera.

“Untuk Stefan dia tidak beruntung kena kartu merah dan sebelumnya dia sempat mengalami cedera. Jadi kami harus mengubah peruntungannya, dia akan disuspensi sekarang,” tuturnya.

Huistra Minta Pemain Lain Mengambil Peran

Meski kehilangan sejumlah pemain, Huistra tetap mengapresiasi semangat juang skuadnya. Ia menilai para pemain menunjukkan determinasi dengan terus berusaha hingga pertandingan berakhir.

“Saya senang melihat itu, pemain tidak menyerah sampai menit akhir pertandingan. Itu memberikan banyak harapan dan kepercayaan di laga-laga berikutnya,” puji Huistra.

Menurut Huistra, Bagayoko dan Injai memiliki peran penting di lini tengah karena kompetisi menuntut kekuatan dalam duel antarpemain. Namun, ia meminta pemain lain siap mengambil tanggung jawab ketika keduanya belum dapat tampil.

“Keduanya merupakan pemain penting bagi kami di lini tengah. Di Super League ada banyak pertarungan di area tersebut. Kami membutuhkan pemain-pemain yang kuat,” jelasnya.

“Kehadiran mereka akan sangat membantu. Namun, ketika mereka tidak bisa bermain, pemain lain harus mengambil alih dan melakukan hal yang sama,” tegas Huistra.

Saat ini, PSS Sleman berada di peringkat ke-15 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi empat poin. Dari tujuh pertandingan, Laskar Sembada mencatatkan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kekalahan.

(arv/lex)