JAKARTA, ifakta.co – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan desa, membuka peluang lapangan kerja, serta meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah pedesaan.
Komitmen tersebut ditandai dengan pertemuan Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto bersama Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria dengan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Jumat (30/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kemendes PDT menyatakan kesiapan mendukung program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) melalui pengembangan Desa Ekspor, Desa Wisata, dan Desa Tematik.
Program tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru, sekaligus meningkatkan produktivitas serta kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Selain sektor ekonomi, kolaborasi Kemendes PDT dan Polri juga diarahkan pada penguatan program Desa Bersinar (Bersih Narkoba). Program ini bertujuan meningkatkan edukasi, kesadaran masyarakat, serta upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba hingga tingkat desa.
Sinergi lintas kementerian dan lembaga tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan desa yang lebih produktif, aman, dan sejahtera.
Melalui kolaborasi ini, pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi, tetapi juga penguatan ketahanan sosial serta perlindungan masyarakat dari berbagai ancaman, termasuk penyalahgunaan narkoba.
(sib/lex)























