JAKARTA, ifakta.co – Memperingati Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan (Sulsel), Sekjen DPP Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) kelahiran Toraja, Benyamin Patondok, mendorong penguatan persatuan, toleransi, dan demokrasi sebagai fondasi pembangunan daerah.

Ia berharap Sulawesi Selatan mampu menjadi pusat pertumbuhan industri dan pendidikan sekaligus pelopor kemajuan di kawasan Indonesia Timur.

Benyamin mengatakan, keberagaman suku dan budaya merupakan salah satu kekuatan utama Sulawesi Selatan. Karena itu, masyarakat dan pemerintah perlu terus menjaga kebersamaan tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun ras.

Iklan

Menurut dia, masyarakat Bugis, Makassar, dan Toraja memiliki sejarah panjang dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan para leluhur harus terus dipelihara di tengah dinamika perubahan zaman.

“Yang harus dibangun di sana adalah kebersamaan tanpa melihat suku, agama, dan ras,” ujar Benyamin kepada Ifakta.co, di Jakarta, Senin (19/10/2026).

Ia mencontohkan tradisi saling menghormati dalam kehidupan masyarakat, termasuk ketika merayakan hari besar keagamaan seperti Natal dan Idulfitri. Tradisi tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan.

Pria yang biasa disapa Bento itu berharap semangat toleransi yang telah tumbuh di tengah masyarakat Sulawesi Selatan terus dijaga dan diperkuat. Dengan demikian, perbedaan tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah.

Dorong Sulsel Jadi Pelopor Indonesia Timur

Selain menekankan pentingnya persatuan, Benyamin mendorong Sulawesi Selatan menjadi daerah yang semakin dinamis, demokratis, dan memiliki daya saing tinggi.

Waketum GEKIRA bidang bisnis dan investasi itu berharap kepemimpinan Gubernur Sulawesi Selatan saat ini mampu membawa daerah tersebut menuju kemajuan yang lebih besar, baik dalam pembangunan ekonomi maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurut Benyamin, Sulawesi Selatan memiliki peluang untuk berkembang menjadi pusat industri dan pendidikan yang unggul di Indonesia Timur. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan dan menciptakan iklim yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

Ia juga meminta para bupati di Sulawesi Selatan bersaing secara sehat dalam membangun wilayah masing-masing. Persaingan tersebut diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan sehingga setiap daerah memiliki kesempatan untuk berkembang.

“Gubernur Sulawesi Selatan hari ini harus mampu menjadikan Sulawesi Selatan lebih hebat dan lebih baik dari sebelumnya,” kata Bento, yang saat ini menjabat sebagai Penasehat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) DKI Jakarta.

Benyamin optimistis, dengan kepemimpinan yang kuat, pembangunan yang berkelanjutan, serta dukungan masyarakat yang menjunjung tinggi toleransi, Sulawesi Selatan dapat semakin diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional.

Pada momentum Hari Jadi ke-357 ini, ia berharap Sulawesi Selatan tidak hanya mempertahankan kekayaan budaya dan tradisi, tetapi juga terus melangkah menjadi daerah yang maju, inklusif, dan menjadi salah satu motor penggerak pembangunan Indonesia Timur.

(tio/tio)

Iklan