JAKARTA, ifakta.co – Sejumlah elemen masyarakat akan menggelar aksi memperingati Hari Tani Nasional di sejumlah wilayah Jakarta hari ini. Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung tertib sekaligus menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan.

Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menyampaikan kesiapan tersebut saat memimpin tactical floor game (TFG) di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Rabu (23/9).

Kegiatan TFG dilakukan untuk menyatukan pemahaman seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan. Polisi juga mematangkan pola pelayanan, komunikasi, pengaturan lalu lintas, hingga langkah pengamanan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan.

Iklan

“TFG ini harus bisa menyamakan persepsi dan mematangkan seluruh rencana pengamanan, mulai dari plotting personel, pengawalan massa, pengaturan lalu lintas, cara bertindak, komunikasi, sampai kendali operasi yang terarah,” ujar Asep.

Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan dengan tetap memperhatikan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Di sisi lain, polisi juga berupaya memastikan kegiatan warga lainnya tetap berlangsung dengan aman dan tertib.

Untuk mendukung pengamanan, kepolisian memperkuat komunikasi dengan para koordinator lapangan. Petugas juga terus memperbarui informasi mengenai perkembangan kegiatan agar langkah pengamanan dapat menyesuaikan kondisi di lapangan.

Pendekatan humanis, profesional, dan terukur menjadi bagian dari strategi pengamanan. Koordinasi antara petugas dan koordinator lapangan diharapkan dapat membantu menjaga penyampaian aspirasi tetap tertib.

Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan 1.550 personel untuk mengatur mobilitas masyarakat di sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak kegiatan.

Personel tersebut disiagakan di beberapa titik, antara lain Semanggi, Sudirman, kawasan UOB, Senayan, gedung DPR/MPR, Bundaran Patung Kuda, dan Monas.

Kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Langkah tersebut akan diterapkan apabila terjadi peningkatan kepadatan kendaraan atau penutupan ruas jalan akibat kegiatan di sejumlah lokasi.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kepolisian tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Pada saat yang sama, polisi juga memastikan masyarakat lain dapat menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami menghormati ruang masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Pada saat yang sama, kami juga ingin memastikan masyarakat yang bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Masyarakat yang berencana melintas di sekitar lokasi kegiatan diminta menyesuaikan waktu perjalanan. Pengendara juga diimbau memantau informasi lalu lintas dan mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif jika diperlukan.

Selain itu, masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran mobilitas selama berlangsungnya aksi Hari Tani Nasional.

Polda Metro Jaya berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan tertib. Kepolisian juga mengajak seluruh pihak untuk saling menghormati agar penyampaian aspirasi dan aktivitas masyarakat dapat berjalan berdampingan.

(rom/rom)

Iklan