JAKARTA, ifakta.co – Patroli cipta kondisi Brimob Polda Metro Jaya tidak hanya berfokus pada pencegahan gangguan keamanan. Dalam pelaksanaannya, personel juga menunjukkan respons cepat ketika menemukan masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Peristiwa itu terjadi saat 10 personel Brimob Polda Metro Jaya menjalankan patroli di sejumlah wilayah Jakarta, Kamis (3/9/2026). Mereka menggunakan lima kendaraan roda dua untuk menyambangi sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi gangguan kamtibmas.
Patroli tersebut menyasar pencegahan tawuran, pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Personel juga bertugas menjaga situasi keamanan agar aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan aman dan nyaman.
Iklan
Kegiatan dimulai setelah apel gabungan pada pukul 10.00 WIB. Dari titik awal, petugas kemudian menyusuri sejumlah kawasan, mulai dari Slipi, Permata Hijau, Kebayoran Lama, Daan Mogot hingga Kemanggisan.
Setelah menjalankan patroli, personel bergerak kembali menuju Mako sekitar pukul 12.30 WIB. Dalam perjalanan tersebut, mereka menemukan seorang pengemudi ojek online bernama Sunardi yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Kebun Sirih.
Melihat kondisi tersebut, personel Brimob langsung memberikan bantuan. Mereka membawa Sunardi ke Klinik Sat Brimob Polda Metro Jaya di kawasan Kwitang untuk memperoleh pertolongan pertama.
Setibanya di klinik, petugas medis yang menangani korban memberikan pemeriksaan dan penanganan awal. Sunardi mendapat perawatan dari Ibu Rini bersama anggota Bakes.
Hasil pemeriksaan menunjukkan Sunardi mengalami keseleo pada bahu kiri. Ia juga mengalami luka memar pada bagian kaki kiri.
Setelah mendapatkan pertolongan pertama, personel Brimob menghubungi rekan korban bernama Sumardi. Petugas menyampaikan informasi mengenai kecelakaan yang dialami Sunardi.
Setelah kondisinya mendapatkan pemeriksaan dan penanganan, Sumardi kemudian membawa Sunardi pulang.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan patroli cipta kondisi menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mempertahankan situasi kamtibmas agar tetap kondusif.
“Personel harus selalu waspada, bertindak sesuai SOP, serta mengedepankan sikap humanis saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Setiap kejadian menonjol juga harus segera dilaporkan agar dapat ditangani dengan tepat,” ujar nya.
Henik menegaskan tugas personel di lapangan tidak hanya berkaitan dengan pencegahan aksi kriminal maupun gangguan kamtibmas. Polisi juga harus memberikan respons ketika menemukan masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Kami ingin personel selalu hadir dengan sikap responsif dan humanis. Ketika menemukan masyarakat yang membutuhkan bantuan, personel harus memberikan pertolongan sesuai kemampuan dan prosedur yang berlaku,” ujar nya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di jalan. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada pengendara roda dua yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.
Budi juga meminta masyarakat segera meminta bantuan petugas apabila mengalami kendala di perjalanan atau menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara, agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, dan tetap waspada selama beraktivitas. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau melihat adanya potensi gangguan kamtibmas, segera hubungi petugas terdekat atau layanan Polisi 110,” pungkas Kombes Budi.
Patroli cipta kondisi tersebut menjadi bagian dari kehadiran personel Brimob Polda Metro Jaya di tengah aktivitas masyarakat.
Selain menjalankan fungsi preventif, petugas juga dituntut memberikan pelayanan secara cepat, humanis, dan sesuai prosedur ketika menghadapi situasi darurat.
(mam/mam)



