JAKARTA, Ifakta.co – Muhammad Senanatha menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan dalam pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) periode 2026–2029 pada Kongres IX SEMMI yang berlangsung di Provinsi Banten.
Rekam jejaknya dinilai mencerminkan proses kaderisasi yang panjang, mulai dari tingkat cabang hingga kepengurusan nasional.
Perjalanan organisasi Muhammad Senanatha dimulai ketika dipercaya memimpin SEMMI Cabang Jakarta Pusat sebagai Ketua Umum.
Iklan
Selama memimpin, ia aktif memperkuat konsolidasi kader, mengembangkan gerakan mahasiswa, serta membangun kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat.
Pengalaman tersebut menjadi fondasi dalam membangun kapasitas kepemimpinannya di lingkungan SEMMI.
Atas dedikasi dan konsistensinya, Senanatha kemudian mendapat amanah sebagai Ketua Bidang Kepemudaan dan Kemahasiswaan Pengurus Besar SEMMI.
Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari proses kaderisasi yang mengantarkannya berperan di tingkat nasional sekaligus memperkuat komitmennya dalam membangun organisasi.
Menurut Senanatha, keberhasilan SEMMI sangat ditentukan oleh kualitas kader yang dibentuk melalui proses pembinaan yang berkelanjutan.
Karena itu, ia menilai kepemimpinan organisasi harus berfokus pada penguatan kader yang berintegritas, berakhlak Islami, memiliki kapasitas intelektual, serta mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.
“SEMMI telah membesarkan saya melalui proses perkaderan yang panjang. Kini saatnya saya mengabdi lebih besar untuk menguatkan kaderisasi, mempererat solidaritas anggota, dan membawa SEMMI menjadi organisasi mahasiswa Islam yang semakin progresif dan berkontribusi bagi bangsa,” ujar Muhammad Senanatha.
Dalam pencalonannya sebagai Ketua Umum PB SEMMI, Senanatha mengusung visi
“Berkhidmat, Bersatu, Berkontribusi”. Visi tersebut dijabarkan melalui empat agenda prioritas, yaitu memperkuat solidaritas antaranggota, meneguhkan nilai-nilai Islam sebagai landasan gerakan organisasi, mendorong aksi nyata mahasiswa, serta membangun SEMMI yang progresif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
Ia optimistis pengalaman memimpin organisasi sejak tingkat cabang hingga menjadi pengurus nasional menjadi modal penting untuk memperkuat tata kelola PB SEMMI agar semakin solid, profesional, dan mampu menjawab tantangan organisasi maupun dinamika kebangsaan di masa mendatang.
Kongres IX SEMMI di Provinsi Banten diharapkan menjadi momentum lahirnya kepemimpinan baru yang mampu menjaga persatuan organisasi, memperkuat tradisi kaderisasi, serta membawa SEMMI terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berintegritas dan berperan aktif bagi kemajuan bangsa.
(mam/cho)



