JAKARTA, ifakta.co – Teh chamomile sudah lama menjadi minuman herbal favorit banyak orang. Aroma bunganya yang lembut dan rasa yang ringan membuat teh ini sering dipilih sebagai teman bersantai setelah beraktivitas.
Selain menghadirkan sensasi menenangkan, bunga chamomile juga menyimpan berbagai senyawa alami yang bermanfaat bagi kesehatan.
Chamomile berasal dari tanaman herbal keluarga Asteraceae dengan nama ilmiah Matricaria recutita dan Chamaemelum nobile. Bunganya berukuran kecil serta menyerupai bunga aster. Setelah proses pengeringan, bunga tersebut biasanya menjadi bahan teh herbal maupun minyak esensial yang banyak dimanfaatkan dalam produk kesehatan dan perawatan kulit.
Iklan
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa chamomile mengandung senyawa aktif yang berpotensi membantu menjaga kesehatan tubuh. Meski begitu, manfaatnya tetap perlu didukung pola hidup sehat dan tidak boleh menggantikan pengobatan medis apabila seseorang mengalami penyakit tertentu.
Kandungan Bunga Chamomile
Khasiat chamomile berasal dari kombinasi berbagai senyawa bioaktif yang bekerja sebagai antioksidan sekaligus antiradang. Kandungan tersebut membantu tubuh melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Beberapa zat penting yang terdapat dalam bunga chamomile meliputi:
- Flavonoid
- Terpenoid
- Apigenin
- Bisabolol
- Chamazulene
- Senyawa fenolik
- Antioksidan alami
Kombinasi kandungan tersebut membuat chamomile banyak dimanfaatkan sebagai minuman herbal maupun bahan kosmetik untuk membantu menjaga kesehatan kulit.
Manfaat Bunga Chamomile
1. Membantu menjaga kesehatan pencernaan
Chamomile termasuk herbal yang cukup sering dimanfaatkan untuk membantu mengurangi keluhan pencernaan ringan. Teh chamomile dapat memberikan efek menenangkan pada saluran cerna sehingga berpotensi membantu meredakan rasa tidak nyaman di lambung, mual, perut kembung, hingga nyeri ringan.
Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa chamomile berpotensi membantu mengurangi gejala refluks asam lambung. Namun, penelitian lanjutan masih perlu untuk memastikan efektivitasnya.
2. Membantu tidur lebih nyenyak
Manfaat chamomile yang paling populer adalah membantu meningkatkan kualitas tidur. Kandungan apigenin mampu berikatan dengan reseptor tertentu di otak sehingga tubuh terasa lebih rileks.
Karena itu, banyak orang mengonsumsi teh chamomile pada malam hari untuk membantu tubuh lebih mudah beristirahat. Meski demikian, chamomile bukan obat insomnia. Minuman herbal ini hanya membantu menciptakan kondisi tubuh yang lebih tenang sebelum tidur.
3. Membantu mengurangi peradangan
Chamomile mengandung senyawa antiradang yang dapat membantu meredakan respons inflamasi dalam tubuh. Jika peradangan berlangsung terus-menerus, risiko berbagai penyakit kronis juga dapat meningkat.
Oleh sebab itu, konsumsi teh chamomile secara rutin dalam jumlah wajar dapat menjadi salah satu pelengkap pola hidup sehat untuk membantu mengendalikan peradangan.
4. Menjaga kesehatan kulit
Tidak hanya dikonsumsi sebagai teh, chamomile juga sering menjadi bahan dalam krim, losion, maupun minyak esensial.
Sifat antiradang dan antioksidannya membantu menenangkan kulit yang mengalami iritasi ringan, kemerahan, atau kulit kering. Selain itu, beberapa produk berbahan chamomile juga dimanfaatkan untuk membantu merawat eksim ringan, ruam, luka kecil, hingga kulit yang terpapar sinar matahari.
Meski begitu, lakukan uji tempel terlebih dahulu sebelum menggunakan produk berbahan chamomile pada kulit.
5. Membantu mengontrol kadar gula darah
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa chamomile berpotensi membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil pada penderita diabetes tipe 2.
Efek tersebut berasal dari kandungan flavonoid dan senyawa fenolik yang membantu mengurangi stres oksidatif sekaligus mendukung metabolisme glukosa. Walau demikian, chamomile tidak dapat menggantikan obat diabetes yang diresepkan dokter.
6. Membantu meredakan keluhan saat menstruasi
Banyak perempuan mengonsumsi teh chamomile untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman selama menstruasi.
Sifat antispasmodik dan antiradang pada chamomile berpotensi membantu mengurangi kram perut. Selain itu, efek relaksasinya juga dapat membantu memperbaiki suasana hati serta mengurangi rasa cemas yang sering muncul menjelang menstruasi.
Cara Aman Mengonsumsi Chamomile
Teh chamomile umumnya aman dikonsumsi oleh orang dewasa dalam jumlah wajar. Namun, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian.
- Hindari konsumsi jika memiliki alergi terhadap tanaman keluarga Asteraceae, seperti bunga aster, krisan, atau ragweed.
- Ibu hamil dan ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi chamomile secara rutin.
- Chamomile dapat berinteraksi dengan beberapa obat, terutama obat pengencer darah dan obat penenang.
- Hentikan penggunaan apabila muncul reaksi alergi, seperti gatal, ruam, atau sesak napas.
Sebagai minuman herbal, chamomile dapat menjadi pilihan untuk melengkapi gaya hidup sehat. Namun, manfaatnya akan lebih optimal apabila anda sertai dengan pola makan bergizi, olahraga teratur, tidur yang cukup, dan pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan.
(naf/lex)


