JAKARTA, ifakta.co – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Senin (25/5). Sejumlah analis menilai tekanan koreksi masih membayangi pergerakan indeks, meski peluang rebound jangka pendek tetap terbuka.
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan dan menguji area support terdekat.
“Kami memperkirakan IHSG berpotensi turun menguji area support di level 5.899,” ujar Herditya dalam riset hariannya.
Iklan
Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham Pilihan
Menurut Herditya, IHSG diprediksi bergerak pada rentang support 5.996 hingga 5.899. Sementara area resistance diperkirakan berada di level 6.318 dan 6.459.
Di tengah potensi tekanan pasar tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang dinilai menarik untuk dicermati investor, yakni ASII, HRUM, ISAT, dan PSAB.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat adanya peluang penguatan lanjutan setelah IHSG membentuk pola candle hammer pada perdagangan sebelumnya. Pola tersebut kerap menjadi sinyal awal rebound di pasar saham.
“IHSG berpotensi menguat menguji resistance 6.459, namun tren pelemahan masih perlu diwaspadai jika gagal menembus level tersebut,” kata Ivan.
Ivan memperkirakan IHSG bergerak pada area support 5.911, 5.673, dan 5.439. Adapun level resistance diprediksi berada di posisi 6.459, 6.587, 6.787, hingga 7.001.
Untuk perdagangan hari ini, Binaartha Sekuritas merekomendasikan saham AMRT, ANTM, dan UNTR sebagai pilihan investor.
Pada perdagangan Jumat (22/5), IHSG ditutup menguat 67,10 poin atau naik 1,10 persen ke level 6.162. Penguatan tersebut terjadi di tengah aktivitas transaksi yang cukup tinggi di pasar.
Berdasarkan data RTI Infokom, nilai transaksi investor tercatat mencapai Rp21,56 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 40,28 miliar saham.
Sepanjang perdagangan akhir pekan lalu, sebanyak 449 saham ditutup menguat, 251 saham melemah, dan 118 saham bergerak stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(den/jo)




