JAKARTA, ifakta.co – Aksi pembacokan terhadap seorang pria terjadi di kawasan Jalan Tomang Utara I, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (20/5) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video korban terkapar bersimbah darah viral di media sosial.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan membenarkan adanya insiden penganiayaan tersebut. Namun, polisi memastikan kejadian itu bukan aksi pembegalan seperti isu yang beredar di media sosial.
Iklan
Menurut Alexander, kasus pembacokan itu diduga dipicu persoalan pribadi yang berkaitan dengan hubungan asmara.
“Benar ada kejadian pembacokan, namun bukan pembegalan. Itu masalah pribadi, diduga masalah asmara. Di mana terduga pelaku ini adalah suami dari rekan kerja korban,” ujar Alex saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan, saat kejadian korban tengah beristirahat atau tertidur. Tiba-tiba, dua orang datang menghampiri korban dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.
“Kronologi pembacokannya, awalnya dia (korban) juga kaget. Dia istirahat, tiba-tiba datang dua orang yang langsung melakukan penganiayaan kepada dia. Habis itu meninggalkan barang bukti, ada celurit yang ditinggalkan. Sama sweater kalau enggak salah,” tuturnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka cukup serius di bagian tangan dan kepala. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Luka yang saya lihat semalam ada di bagian tangan dan kepala. Ya, lumayan parah. Kondisi korban masih sadar, masih bisa diajak komunikasi. Cuma dalam keadaan perawatan untuk luka-lukanya,” kata Alex.
Polisi kini masih memburu pelaku yang identitasnya telah diketahui. Aparat juga terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap seluruh rangkaian kejadian.
“Pelakunya sudah diidentifikasi. Butuh waktu untuk ini, karena ini semakin viral, si pelaku ini semakin waspada,” ujarnya.
(my/my)





