BANYUMAS, ifakta.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas terus meningkatkan kesiapsiagaan setelah status Gunung Slamet naik ke level Waspada. Selain memantau aktivitas gunung, BPBD juga menggencarkan sosialisasi agar masyarakat tetap tenang dan memahami langkah darurat.
Aktivitas Gunung Slamet kini menjadi perhatian utama warga di kawasan lereng gunung. Karena itu, BPBD Banyumas rutin memberikan edukasi terkait kondisi terkini dan langkah antisipasi bencana.
Staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banyumas, Awal Sudiono, meminta masyarakat tetap tenang saat menghadapi peningkatan aktivitas gunung.
Iklan
“Untuk perkembangan peningkatan Waspada Gunung Slamet pada saat ini, kita sosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap lingkungan sekitar,” ujar Awal, Kamis (7/5).
Selain memberi imbauan, BPBD juga menggelar simulasi penanganan bencana di sejumlah wilayah rawan. Kecamatan Sumbang menjadi salah satu lokasi prioritas karena berada di sekitar lereng Gunung Slamet.
Simulasi Bencana Tingkatkan Pemahaman Warga
BPBD Banyumas terus memperkuat edukasi agar masyarakat memahami prosedur penyelamatan saat kondisi darurat terjadi. Melalui simulasi tersebut, warga mempelajari jalur evakuasi, titik kumpul, dan langkah perlindungan diri.
“Untuk antisipasi Gunung Slamet pada saat ini sudah kita lakukan sosialisasi serta simulasi di wilayah lereng Gunung Slamet, khususnya di wilayah Kecamatan Sumbang bulan kemarin,” tuturnya.
Selain itu, BPBD mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta mengikuti perkembangan dari sumber resmi.
BPBD Banyumas memastikan jalur evakuasi dan titik pengungsian dalam kondisi siap digunakan. Pemerintah daerah juga terus menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat di kawasan rawan.
Langkah ini bertujuan agar proses evakuasi berjalan cepat ketika aktivitas Gunung Slamet meningkat.
Di sisi lain, BPBD terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik.
“Kalau misalkan ada percepatan status ataupun peningkatan status secara signifikan, kita akan informasikan secara meluas lewat media sosial kepada masyarakat sekitar,” ucap Awal.
BPBD Banyumas meminta masyarakat tetap waspada tanpa menimbulkan kepanikan. Selain itu, warga juga perlu memantau informasi resmi dari pemerintah dan PVMBG secara berkala.
Melalui kesiapsiagaan yang matang, BPBD berharap masyarakat mampu menghadapi potensi bencana secara lebih aman dan terarah.
(naf/wli)




