TANGERANG, ifakta.co – Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, terus berupaya menekan angka Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk TNI.
Camat Kresek Eka Fathussidki mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun dari seluruh desa di wilayahnya, terdapat sebanyak 367 unit RTLH yang membutuhkan penanganan secara bertahap.
“Alhamdulillah, secara berangsur jumlah RTLH di wilayah Kecamatan Kresek terus berkurang. Tahun 2026 ini sudah dibangun 55 unit rumah, dan hari ini kembali bertambah dua unit bantuan renovasi dari Bapak Dandim 0510/Tigaraksa, sehingga total menjadi 57 unit RTLH yang telah dibangun,” ujar Eka Fathussidki saat menghadiri peresmian RTLH di Desa Patrasana, Jumat (8/5/2026).
Iklan
Ia mengapresiasi dukungan Kodim 0510/Tigaraksa beserta jajaran yang telah membantu masyarakat melalui program renovasi rumah warga kurang mampu.
Adapun dua unit rumah yang direnovasi tersebut merupakan milik Nanan dan Asih, warga Kampung Dukuh, Desa Patrasana, Kecamatan Kresek.
Peresmian dilakukan langsung oleh Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono, S.H., didampingi Camat Kresek Eka Fathussidki, Danramil 07/Kresek Kapten Inf Amin, Kapolsek Kresek AKP Sitta Mardongan Sagala, serta Kepala Desa Patrasana M. Sobri.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Yudho Setyono menegaskan komitmen TNI untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan persoalan sosial dan kemanusiaan.
“TNI akan selalu berupaya membantu kesulitan masyarakat. Jika ada persoalan di tengah masyarakat, silakan disampaikan. Kami akan berusaha membantu mencarikan solusi karena TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat,” kata Yudho.
Ia berharap program bedah rumah tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima bantuan sehingga dapat tinggal di hunian yang lebih layak dan sehat.
“Semoga ke depan semakin banyak rumah tidak layak huni yang bisa dibantu renovasinya,” pungkasnya.
(Sb-Alex)




