JAKARTA, ifakta.co — Julukan “Godzilla” yang melekat pada Mitsubishi Lancer Evolution VIII MR bukan sekadar romantisme masa lalu. Hingga akhir 2025, sedan performa tinggi asal Jepang ini masih menjadi incaran serius pencinta motorsports dan kolektor otomotif di Tanah Air. Tak hanya karena reputasi balapnya, tetapi juga karena nilai jualnya yang masih bertahan di kisaran miliaran rupiah.

Evo VIII MR, singkatan dari Mitsubishi Racing dikenal sebagai varian paling istimewa dari generasi Evo 8. Mobil ini dibekali mesin legendaris 4G63T 2.0 liter turbo yang mampu menghasilkan tenaga agresif dengan karakter responsif. Dipadukan dengan sistem All Wheel Drive (AWD) dan handling presisi. Evo VIII MR sejak awal dirancang untuk lintasan, namun tetap sah digunakan di jalan raya.

Di Indonesia, popularitas Evo VIII MR tak lepas dari dominasi Mitsubishi di ajang reli dunia (WRC) dan berbagai kejuaraan balap nasional pada era 2000-an. Mobil ini kerap menjadi simbol kejayaan motorsports Jepang, sekaligus ikon budaya otomotif yang kuat di kalangan penggemar JDM (Japanese Domestic Market).

Iklan

Meski usia kendaraan ini sudah lebih dari dua dekade, permintaannya justru cenderung stabil, bahkan meningkat. Beberapa faktor menjadi penentu. Pertama, jumlah unit yang semakin langka, terutama dengan kondisi orisinal atau low mileage. Kedua, status Evo sebagai lini performa Mitsubishi yang sudah dihentikan produksinya, membuat setiap generasi, terutama varian MR ini bernilai koleksi tinggi.

Di pasar mobil bekas Indonesia, harga Evo VIII MR kini umumnya berada di rentang Rp1,5 miliar hingga di atas Rp2 miliar, tergantung kondisi, tingkat keaslian, serta riwayat modifikasi. Unit yang masih standar pabrikan atau direstorasi dengan spesifikasi mendekati orisinal biasanya dibanderol paling tinggi.

Bagi pencinta motorsports, Evo VIII MR bukan sekadar alat transportasi, melainkan warisan performa. Suara turbo yang khas, sensasi raw driving, serta aura balap yang kental menjadi pengalaman yang sulit digantikan oleh mobil sport modern berbasis elektronik penuh.

Tak heran, di tengah gempuran mobil performa baru dan elektrifikasi, sang “Godzilla” tetap berdiri tegak sebagai simbol keganasan mesin konvensional. Mitsubishi Evo VIII MR membuktikan bahwa legenda sejati tak pernah kehilangan peminat dan nilainya masih bercokol di kelas miliaran rupiah.(Jo)