BANDUNG, ifakta.co – Ketenangan malam di salah satu sudut Kota Bandung mendadak pecah oleh teriakan dan suasana mencekam. Warga di Jalan Rereng Adumanis, Kelurahan Sukaluyu, Kecamatan Cibeunying Kaler, digegerkan dengan sebuah aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berujung dramatis. Insiden yang terjadi pada Rabu, 7 Oktober 2026, sekitar pukul 20.30 WIB ini sontak menjadi perbincangan hangat dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Peristiwa menegangkan itu bermula ketika sejumlah warga memergoki seorang pria yang gerak-geriknya mencurigakan di halaman sebuah rumah. Pria tersebut, yang mengenakan jaket hitam, helm hitam, dan celana jeans, terlihat sedang mengotak-atik sebuah kendaraan bermotor, mengindikasikan niatnya untuk melakukan pencurian. Detik-detik penggerebekan terekam dalam sebuah video yang kini viral di media sosial, menunjukkan keberanian warga dalam menghadapi aksi kriminalitas.
“Ngapain hey, ngapain?” teriak salah seorang warga yang pertama kali menghampiri. Suara itu, penuh dengan intonasi pertanyaan dan ketegasan, sontak membuat terduga pelaku panik. Pria bertubuh tegap itu langsung tersentak, menghentikan aksinya, dan mencoba mencari celah untuk melarikan diri. Kepanikan menyergapnya, namun niat untuk kabur jauh lebih kuat dari rasa takutnya tertangkap basah.
Iklan
Warga yang lain, melihat gelagat mencurigakan itu, dengan sigap segera menutup gerbang rumah, berupaya mengunci terduga pelaku agar tidak bisa kabur. Namun, aksi nekat pelaku membuat warga terperangah. Dalam keadaan terdesak, pria itu tanpa ragu membuka paksa gerbang yang sudah tertutup dan langsung lari tunggang langgang menuju sebuah motor yang ternyata sudah ditunggu oleh seseorang yang diduga merupakan rekannya. Keduanya rupanya beraksi secara terencana.
Teriakan “Maling! Maling!” menggema di sepanjang jalan, memancing warga lain untuk berdatangan dan ikut melakukan pengepungan. Suasana kian tegang. Namun, di tengah kepungan warga yang semakin ramai, terduga pelaku melakukan tindakan yang lebih mengejutkan. Ia berhasil lolos setelah diduga mengacungkan sebuah benda yang menyerupai senjata api kepada warga.
Melihat adanya ancaman tersebut, beberapa warga pun terpaksa mengurungkan niatnya untuk lebih mendekat, memberi kesempatan kepada kedua pelaku untuk melarikan diri dengan cepat dalam kegelapan malam. Kejadian ini meninggalkan syok dan pertanyaan besar di benak warga sekitar mengenai keamanan lingkungan mereka.
Tak lama setelah kejadian, laporan segera diterima oleh pihak kepolisian. Unit Reskrim Polsek Cibeunying Kaler bergerak cepat untuk menangani kasus percobaan pencurian yang menghebohkan ini. Dikonfirmasi oleh awak media, Kanit Reskrim Polsek Cibeunying Kaler, IPTU Endang, menyatakan bahwa pihaknya telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara mendalam.
“Kita sudah cek TKP, memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian, serta mengamankan rekaman CCTV dari sekitar area kejadian. Ini jelas merupakan percobaan pencurian,” kata IPTU Endang melalui sambungan telepon. Perekaman CCTV diharapkan dapat memberikan petunjuk visual yang krusial untuk mengidentifikasi wajah dan ciri-ciri pelaku dengan lebih jelas.
Dari hasil penyelidikan awal, ada satu fakta menarik terkait senjata yang diacungkan pelaku. IPTU Endang menduga bahwa senjata api yang digunakan terduga pelaku kemungkinan besar merupakan airsoft gun. “Diduga itu softgun (airsoft gun) karena menurut keterangan saksi di lapangan, suaranya tidak terlalu keras dan tidak menimbulkan efek layaknya senjata api sungguhan,” tambahnya.
Meski hanya airsoft gun, tindakan mengacungkan benda menyerupai senjata api ini tentu saja menimbulkan ketakutan dan membahayakan keselamatan warga. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan sekitar.
IPTU Endang menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus percobaan curanmor ini. Polisi berkomitmen untuk mengungkap identitas para pelaku dan membawa mereka ke jalur hukum. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak sungkan melaporkan setiap aktivitas atau individu yang mencurigakan di lingkungan mereka kepada pihak berwajib. Kerjasama antara warga dan polisi menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Meskipun percobaan pencurian ini gagal berkat keberanian warga, insiden tersebut meninggalkan jejak kekhawatiran dan menuntut peningkatan langkah-langkah pencegahan. Mengamankan kendaraan dengan kunci ganda, memasang CCTV, dan meningkatkan patroli lingkungan adalah beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko menjadi korban aksi kriminalitas serupa di masa mendatang.
(wl/wl)




