JAKARTA, ifakta.co – Tim gabungan Brimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur membubarkan dugaan aksi balap liar di Jalan Taman Mini, Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat dini hari.

Dalam penindakan sekitar pukul 03.30 WIB tersebut, petugas mengamankan sembilan unit sepeda motor. Polisi juga mendata 11 pemuda yang berada di lokasi.

“Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sembilan sepeda motor dan mendata 11 pemuda,” kata Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto di Jakarta, Jumat.

Iklan

Henik mengatakan petugas bergerak setelah menerima laporan masyarakat mengenai keberadaan sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar di kawasan tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan langsung mendatangi lokasi. Petugas kemudian membubarkan kerumunan dan mengamankan sejumlah kendaraan.

“Petugas segera menuju lokasi, membubarkan kerumunan, serta membawa para pemuda dan kendaraan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pendataan dan penanganan lebih lanjut,” ujar Henik.

Polisi selanjutnya membawa 11 pemuda beserta sembilan sepeda motor yang diamankan ke Polres Metro Jakarta Timur. Petugas melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut terhadap mereka.

Penindakan balap liar di Cipayung tersebut merupakan bagian dari patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Polisi menggelar patroli untuk mencegah berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di sejumlah lokasi rawan.

Selain balap liar, petugas mengantisipasi kejahatan jalanan, tawuran hingga tindak pidana pencurian.

Dalam rangkaian patroli yang sama, petugas juga menemukan sekelompok pemuda yang masih berkumpul hingga larut malam di kawasan Kramat Jati.

Polisi kemudian membubarkan kelompok tersebut sebagai langkah pencegahan. Namun, petugas tidak menemukan barang maupun kegiatan yang mengarah pada tindakan mencurigakan.

“Dalam patroli itu, petugas juga membubarkan sekelompok pemuda yang berkumpul hingga larut malam di kawasan Kramat Jati. Namun, tidak ditemukan barang maupun aktivitas mencurigakan,” tutur Henik.

Henik menegaskan Brimob Polda Metro Jaya bersama jajaran kewilayahan akan terus meningkatkan patroli malam. Langkah tersebut bertujuan mencegah potensi gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi tindakan yang membahayakan masyarakat.

“Kami berkomitmen menghadirkan personel di lapangan guna mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran Brimob bersama jajaran kewilayahan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah tindakan yang membahayakan masyarakat,” ungkap Henik.

Selain melakukan patroli dan penindakan, kepolisian mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari.

Pengawasan tersebut dinilai penting untuk mencegah anak dan remaja terlibat balap liar maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan.

(yes/her)

Iklan