JAKARTA, ifakta.co – Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta melaporkan jumlah penumpang angkutan umum di Ibu Kota mengalami peningkatan secara tahunan pada Mei 2026. Kenaikan terjadi pada tiga moda transportasi, yakni MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta.
Berdasarkan data BPS, jumlah penumpang MRT Jakarta pada Mei 2026 mencapai 3.857.969 orang. Sementara itu, LRT Jakarta melayani 119.185 penumpang dan Transjakarta, termasuk layanan Mikrotrans, mencatat 35.585.808 penumpang.
Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, mengatakan seluruh moda transportasi tersebut menunjukkan pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Iklan
“Dibandingkan kondisi Mei 2025, jumlah penumpang MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta mengalami peningkatan masing-masing sebesar 5,03 persen, 11,23 persen, dan 6,98 persen,” kata Kadarmanto di Jakarta, Rabu.
Meski mengalami kenaikan secara tahunan, jumlah penumpang ketiga moda transportasi itu justru mengalami penurunan jika dibandingkan April 2026.
BPS mencatat jumlah penumpang MRT Jakarta turun 0,55 persen secara bulanan. Penumpang LRT Jakarta juga berkurang 0,28 persen, sedangkan Transjakarta mencatat penurunan paling besar, yakni 6,16 persen.
Menurut Kadarmanto, penurunan tersebut dipengaruhi oleh banyaknya hari libur sepanjang Mei 2026 sehingga aktivitas masyarakat yang menggunakan transportasi umum ikut berkurang.
“Pada bulan Mei, banyak terdapat hari libur, sehingga dengan banyaknya hari libur berdampak kepada tiga moda ini yang penumpangnya terjadi penurunan,” katanya.
Selain jumlah penumpang, BPS juga mencatat jumlah perjalanan MRT Jakarta pada Mei 2026 mencapai 7.845 perjalanan. Angka tersebut turun 1,40 persen dibandingkan April 2026 dan turun 0,83 persen dibandingkan Mei tahun sebelumnya.
Di sisi lain, LRT Jakarta membukukan 6.324 perjalanan selama Mei 2026. Jumlah tersebut meningkat 3,37 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 0,24 persen secara tahunan.
Sementara itu, Transjakarta mengoperasikan 4.639 armada selama Mei 2026. Jumlah armada yang beroperasi meningkat 1,09 persen dibandingkan April 2026 dan naik 1,07 persen dibandingkan Mei 2025.
Data tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap penggunaan angkutan umum di Jakarta masih tumbuh dalam jangka panjang, meski aktivitas perjalanan sempat melambat akibat tingginya jumlah hari libur pada Mei 2026.
(yes/my)



