Selarasakan Pemahaman Faskes Guna Tingkatkan Kepuasan Peserta JKN Jakarta Pusat

  • Whatsapp

JAKARTA – Dalam memberikan layanan kesehatan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), fasilitas kesehatan yang telah memenuhi syarat akan bersinergi dengan BPJS Kesehatan yang disepakati dalam perjanjian kerja sama.

Untuk itu, diperlukan pemahaman yang sama antara BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan terhadap isi perjanjian tersebut pun diperlukan agar pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan optimal.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat, Herman Dinata Mihardja dalam sosialisasi pemahaman perjanjian kerja sama dengan seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Menjelang tahun 2023, kualitas layanan kesehatan harus terus ditingkatkan. Kepuasan peserta pun tetap menjadi tujuan. Sebagai mitra BPJS Kesehatan yang terus bersama mensukseskan Program JKN, FKTP mempunyai peran penting dalam memberikan layanan kesehatan bagi peserta. Sehingga dengan pemahaman yang sama antara BPJS Kesehatan dengan seluruh FKTP terkait dengan semua unsur yang terdapat dalam perjanjian kerja sama, dapat dipatuhi oleh masing masing pihak,” ungkap Herman, Jum’at (18/11).

Selain itu Herman juga menegaskan kepada seluruh FKTP agar benar-benar memperhatikan perubahan yang terdapat pada isi perjanjian kerja sama. Seperti penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dapat digunakan dalam mengakses layanan kesehatan sebagai pengganti dari kartu JKN baik fisik maupun yang terdapat dalam Mobile JKN.

Sehingga kata dia, NIK diharapkan dapat menjadi alternatif pilihan bagi peserta untuk mengakses layanan kesehatan.

Terus berkomitmen dalam memberikan layanan terbaik, Asih selaku PIC Puskesmas yang hadir akan senantiasa mengikuti proses kerja sama sesuai dengan alur yang telah ditetapkan.

Seperti pada saat proses re-credentialing, pihaknya telah memenuhi seluruh berkas yang diperlukan dan melengkapi sarana dan parasarana sebagaimana juga yang telah diatur dalam Permenkes Nomor 7 tahun 2021 perubahan keempat Permenkes Nomor 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada JKN.

“Hingga saat ini kami senantiasa siap bersinergi dengan terus memberikan layanan kesehatan bagi peserta JKN. Koordinasi dan komunikasi yang terjalin dengan BPJS Keseahatan juga sangat baik. Sehingga kami pun siap untuk menyambut tahun 2023 dengan pelayanan yang lebih baik lagi,” tutup Asih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *