Cabuli Bocah Hingga Hamil, Pria di Nganjuk Ini Dilaporkan ke Polisi

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2020 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ifakta.co, NGANJUK – DA (27) asal Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, saat ini harus berurusan dengan Kepolisian Polres Nganjuk lantaran diduga telah melakukan pencabulan terhadap Mawar (16 bukan nama sebenarnya )gadis di bawah umur yang berstatus pelajar.

Pria berperawakan kurus yang kini masih diperiksa oleh Unit PPA Polres Nganjuk, telah dilaporkan oleh orang tua korban yang tidak terima melihat kondisi putrinya hamil.

Kasubbaghumas Polres Nganjuk Iptu Rony Yunimantara melalui pesannya di WhatsApp Rabu (7/10/20) pada ifakta.co mengatakan, terbongkarnya aksi bejat DA itu saat orang tua korban JW (44) curiga akan perubahan psikis dan fisik pada diri Mawar.

“Terbongkarnya kasus pencabulan bocah ini ketika orang tua korban melihat perubahan sikap dan fisik anaknya, sehingga JW mendesak anaknya untuk berterus terang,” ujar Rony.

Ia menjelaskan dengan desakan JW akhirnya Mawar menceritakan semua yang di alaminya serta mengaku ia telah di hamili DA.

“Dari keterangan korban, DA telah berkali – kali menyetubuhi korban dengan memberi janji manis korban akan di nikahi, awalnya hal itu terjadi sejak bulan Mei tahun 2016 di rumah DA kemudian berlanjut pada 28 Juni 2017 DA kembali menyetubuhi korban dengan menyewa sebuah kamar di wilayah Guyangan Bagor,” ujar Iptu Rony.

Tak hanya itu saja DA kerap mencabuli korban hingga pada 9 Pebruari 2018 orang tua korban mengetahui anaknya telah berbadan dua.

“Hingga usia kandungan memasuki 8 bulan tak ada niat baik dari DA untuk bertanggungjawab atas kehamilan Mawar, maka JW melaporkan kejadian yang menimpa anaknya itu ke Polres Nganjuk,” kata Rony.

DA terancam dengan Pasal 81 Ayat (1) UURI No.35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, sebagaimana telah di ubah dengan UURI No.35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UURI No.23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan UURI  No.17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu No.1 tahun 2016 tentang Perubahan ke dua atas UURI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang – Undang.

“Saat ini telah di lakukan Visum Et Revertum pada korban dan DA harus menelan pil pahit atas perbuatannya sehingga ia harus menginap di Hotel Prodeo  Mapolres Nganjuk,” pungkasnya.

(may)

Berita Terkait

Lestarikan Budaya Lokal, PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Adakan Pelatihan Jumputan
PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Salurkan 43 Hewan Kurban ke 26 Desa di Muara Enim
Sambut HUT Ke-78 Bhayangkara, Polres Nganjuk Gelar Program Bedah Rumah
Terlalu, Oknum Kades di Badean Diduga Nekat Pungli Program PTSL
Perusahaan Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus Bali Gelar Bazar Kemanusiaan Guna Peringati HANI 2024
Boyong Natapraja dan Sedekah Bumi 2024, Pj.Bupati Nganjuk: Jangan Lupakan Sejarah!!!..
Kapolres Nganjuk Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Buka Latja Siswa Diktuk BA Gelombang I T.A. 2024
Pj.Bupati Nganjuk Bersama Forkopimda Berangkatkan 713 Calon Jemaah Haji Asal Nganjuk

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:23 WIB

Sejumlah Upaya Terus Dilakukan, Termasuk Proses Mediasi di PN Tangerang, Kuasa Hukum Penggugat Minta Widya Andescha Harus Kembalikan Hak Ketiga Kliennya

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:04 WIB

Tak Diberangkatkan, Ratusan Calon PMI Minta ke Widya Andescha Uang Dikembalikan

Kamis, 6 Juni 2024 - 23:48 WIB

Wisnu Harto S.H : Penahanan Kepala Desa Krinjing Tidak Sesuai Prosedur dan Dipaksakan, Dirinya Menuntut Praperadilan

Rabu, 5 Juni 2024 - 11:56 WIB

Polres Pali Usut Kasus Penipuan Dump Truk di Wilayahnya

Senin, 3 Juni 2024 - 17:22 WIB

Anggota Patroli Polsek Kembangan Terkena Bacokan Saat Hendak Bubarkan Tawuran di Meruya Utara

Senin, 20 Mei 2024 - 23:16 WIB

Polres Prabumulih Tangkap Bidan Gadungan yang Diduga Tewaskan Pasiennya

Senin, 20 Mei 2024 - 20:26 WIB

7 Tahun Mangkrak, Polres Jakbar Belum Bisa Ungkap Kasus Pembunuhan Mahasiswi Esa Unggul

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:37 WIB

Advokat Betawi Kawal Kasus Penusukan Imam Musholla di Kedoya yang Dilakukan OTK

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca