Misteri Kematian Bayi Mengapung di Sungai Kelurahan Werungotok Nganjuk

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2020 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ifakta.co, NGANJUK – Penemuan bayi yang telah mengapung tak bernyawa di bawah jembatan aliran sungai di lingkungan Weru Kelurahan Werungotok pada Senin 1 Juni 2020 sekira jam 1 siang masih menyimpan banyak misteri. Pasalnya, belum diketahui apa penyebab dan siapa pelaku pembunuhan bayi tersebut.

Menurut saksi mata Suwito(54), melaporkan kala itu ia sepulang dari sawah melihat kerumunan orang sudah memenuhi rumah warsimin. Ia diberitahu warga jika anak Warsimin yang bayi telah meninggal dunia.

Dikatakannya, mayat bayi tak berdosa itu ditemukan ayah kandungnya sendiri di aliran sungai Weru di bawah jembatan tak jauh dari rumah korban.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Rony Yunimantara membenarkan adanya penemuan mayat bayi di kolong jembatan Weru. Dikatakan mayat bayi itu adalah anak dari pasutri warga Desa Werungotok Kecamatan / Kabupaten Nganjuk.

“Benar pihak kami telah menerima laporan dari ketua RT setempat yang mengatakan adanya penemuan mayat bayi di bawah jembatan di aliran sungai Weru,” papar Rony.

Diketahui bayi malang itu adalah anak kandung dari Warsimin, berjenis kelamin laki – laki yang lahir pada 13 Mei 2020.

Rony menuturkan, seketika itu juga Kapolsek Nganjuk kota beserta anggota dan KS SPKT juga tim identifikasi Polres mendatangi TKP dan segera melakukan olah TKP serta visum pada sang bayi oleh Tim DVI RS. Bhayangkara Nganjuk.

“Dari hasil pemeriksaan tim medis kondisi korban sudah membiru dengan perut membesar dan ada beberapa luka memar di bagian tubuhnya,” kata Rony.

Dan di sekitar lokasi kejadian  oleh petugas di temukan beberapa barang bukti berupa sepotong baju bayi motif boneka, popok bayi, satu perlak warna biru, satu bantal kecil, satu kaos putih lengan panjang bertuliskan FILA, satu buah pakaian dalam (BH).

Semua barang bukti berikut kedua orang tua korban diamankan dan di bawa ke Polres Nganjuk untuk di lakukan penyelidikan guna mengungkap misteri di balik kematian bayi tersebut.

“Bagi siapa saja nanti yang telah terbukti melakukan pembunuhan keji terhadap bayi tersebut maka akan di jerat Pasal 80 ayat (3)UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Subs Pasal 338 KUHP,” ujar Rony.

(may)






Berita Terkait

Waduh! Ditipu Agen Layanan Perpanjangan Pasport, 2 WNA Tanzania Dideportasi dari Bali Lantaran Overstay
Peduli Masyarakat, Polres Nganjuk Evakuasi dan Antar ODGJ Berobat ke Menur
Operasi Ketupat Semeru 2024, Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas
Polres Nganjuk Luncurkan Program Inovatif Bengkel Keliling Gratis Selama Operasi Ketupat Semeru 2024
Kapolres Nganjuk Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Beri Dukungan Moral Anggota Pos Pam dan Yan Operasi Ketupat Semeru 2024
Pawai Alegoris Kirap Pusaka Tak Miliki Historical Basic Terhadap HUT Nganjuk
Kapolres Nganjuk Dorong Kesiapan Petugas Pam Operasi Ketupat 2024 dengan Pemberian Suplemen dan Cek Kesehatan
Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Semeru 2024, Polres Nganjuk Siap Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 25 April 2024 - 09:38 WIB

Tiga Perwira TNI AD Raih Cumlaude Gelar Doktor di Universitas Gajah Mada

Kamis, 25 April 2024 - 09:14 WIB

Tindak Tegas, Pilar Gunting Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Rabu, 24 April 2024 - 18:31 WIB

Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Standar Pelayanan Minimal Kategori Terbaik se-Indonesia

Rabu, 24 April 2024 - 17:25 WIB

Kota Tangerang dan Kota Yantai Sepakat Jadi Sister City

Rabu, 24 April 2024 - 17:15 WIB

Wakili Dandim Kasdim Tigaraksa Pimpin Apel PAM RI1

Rabu, 24 April 2024 - 17:05 WIB

Tono Darussalam Ketua MPC PP Kota Tangerang : Aset Pemkab Ratusan Milyar Terbengkalai dan Kumuh

Rabu, 24 April 2024 - 15:55 WIB

Sadis, Tante Kandung Habisi Nyawa Bocah 7 Tahun

Selasa, 23 April 2024 - 21:03 WIB

Lewat Perwal No.47 Tahun 2019, Senjata Pemkot Tangsel Berantas Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Berita Terbaru

Regional

Tindak Tegas, Pilar Gunting Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Kamis, 25 Apr 2024 - 09:14 WIB

Regional

Kota Tangerang dan Kota Yantai Sepakat Jadi Sister City

Rabu, 24 Apr 2024 - 17:25 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca