Satu Lagi Positif ! Nganjuk Kini 5 Terpapar Covid-19

  • Whatsapp

ifakta.co, Nganjuk – Seorang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Gondang  Kabupaten Nganjuk telah dinyatakan positif setelah menjalani berbagai pemeriksaan oleh tim Medis.

Hal ini menambah daftar pasien terpapar COVID-19 di Kabupaten Nganjuk menjadi lima orang. Perkembangan terbaru tentang penambahan jumlah pasien positif ini berdasarkan keterangan Jubir Gugus Tugas COVID-19  Nganjuk dr. Hendriyanto kepada awak media, Minggu (5/4/2020).

“Memang benar ada penambahan pasien Positif COVID -19 di Nganjuk jadi sekarang berjumlah 5 orang yang terpapar, satu orang yang sebelumnya berstatus PDP itu telah melakukan kontak langsung dengan pasien positif sebab ia juga turut dalam rombongan TKHI bersama keempat rekannya yang lebih dahulu terdeteksi positif Corona , ” terang dr.Hendriyanto.

Jubir gugus COVID -19 itu menegaskan jika peserta TKHI yang berangkat dari Kabupaten Nganjuk berjumlah 5 orang, namun pada tahap awal pemeriksaan baru 4 pasien yang terdeteksi sedangkan 1 pasien yang berstatus PDP itu baru terkonfirmasi positif pada 5 April .

Ia juga menjelaskan untuk saat ini data ter-update COVID -19 di Kabupaten Nganjuk tertanggal 5 April 2020 adalah ODP  =  32 Orang 
PDP  =  16 Orang
OTG  =  184 Orang
ODR  =  11.379 Orang
Positif (terkonfirmasi)  =  5  Orang

Dr.Hendriyanto menambahkan status  OTG diatas berarti orang tanpa gejala (OTG) artinya orang yang ada riwayat kontak dengan pasien positif COVID -19, namun mereka tidak merasakan adanya keluhan atau tanda gejala COVID -19.

Data OTG tersebut di ambil berdasarkan hasil tracking dari seluruh orang yang melakukan kontak dengan pasien positif Corona, namun status 184 orang tersebut tidak dimasukkan dalam daftar ODP.

Rincian dari 184 orang OTG yang tersebar di 4 kecamatan yaitu, Patianrowo 34 orang, Baron 32 orang, Prambon 39 orang dan Gondang 79 orang.

Hendriyanto juga menyampaikan dari pasien berstatus PDP ada satu pasien di Nganjuk yang telah meninggal dunia pada awal bulan maret. Namun ia meninggal bukan karena Corona tapi karena penyebab yang lain (komplikasi) penyakit yang di derita sebelumnya.

Untuk pasien positif Gondang yang baru saja terkonfirmasi awalnya telah melakukan isolasi mandiri di rumahnya, karena kondisi pasien tersebut dinyatakan baik, namun tetap mendapat pengawansan dari petugas kesehatan setempat, dan dr.Hendriyanto mengatakan rencananya akan di adakan evakuasi untuk di isolasi di rumah sakit.

“Rencananya satu pasien positif terkonfirmasi asal Gondang tersebut akan di evakuasi untuk di isolasi di RSUD Nganjuk pada Senin (6/4) ,” katanya. (may)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.