Bupati Nganjuk Resmikan Waduk Dewi Sekar Sebagai Destinasi Baru

  • Whatsapp

ifakta.co, Nganjuk – Bupati Nganjuk akhirnya meresmikan Waduk Dewi Sekar Langit di hari ke-2 dalam rangkaian kegiatan Festival Seribu Durian di Desa Kepel Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Senin 3 Januari 2020. Acara ini dihadiri jajaran Forpimda Kabupaten Nganjuk, Kadis Pertanian Provinsi Jawa Timur dan masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengatakan banyak hal terkait pengembangan pariwisata di seputar Lingkar Wilis Selatan (LWS) ini.

“Dengan dibukanya waduk ini, sebagai langkah untuk menjemput bola dari pemerintah daerah  ke pemerintah pusat. kerena salah satu dari 4 Usulan Program Direktif saya kepada Presiden adalah Pembangunan Selingkar Wilis Selatan,” kata bupati yang biasa akrab disapa Mas Novi.

Bupati sangat mengapresiasi gebrakan dan action yang di lakukan oleh Kades Sundari dan Pokdarwis desa Kepel yang telah melakukan upaya dalam membaca dan memanfaatkan potensi yang ada di desanya menjadi suatu ahana destinasi wisata yang baru di kabupaten Nganjuk.

Menurut Mas Novi dengan terobosan ini kepala desa Kepel telah membuktikan bahwa nantinya kegiatan ini akan mendorong pertumbuhan perekonomian di desa Kepel.

“Semoga desa-desa lain termotivasi untuk mengangkat potensi dan keunikannya masing-masing agar merangsang pertumbuhan ekonomi secara global di kabupaten Nganjuk,” tegas Mas Novi.

Mas Novi berjanji akan memperbaiki kondisi waduk serta jalan akses menuju bendungan akan di bangun berikut plengsengannya,melalui dana yang di ajukan pada Kementrian Desa sebesar 20 Milyard yang di peruntukkan bagi 40 Desa di Nganjuk yang akan di cairkan sekitar bulan April 2020.

Mas Novi juga mengukuhkan festival durian sebagai agenda tahunan sesuai harapan Kades Sundari bahkan tahun depan akan di persiapkan durian yang jauh lebih banyak mencapai 25 ribu durian.

Setelah memberi sambutan Mas Novi kemudian membubuhkan tanda tangannya pada Plakat Bendungan Dewi Sekar Langit sebagai pertanda bahwa waduk itu telah dinyatakan resmi sebagai destinasi wisata baru di Nganjuk kemudian bersama Forpimda kabupaten Nganjuk Mas Novi melepaskan ribuan bibit ikan di waduk Dewi Sekar Langit.

Sementara itu dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur akan membantu desa Kepel melalui GAT dan SOP nya.

“Yang perlu di pikirkan ketika panen adalah bagaimana menyiasati durian menjadi makanan olahan lain agar bisa di nikmati dalam jangka waktu yang lebih lama,dalam hal ini Dinas Pertanian akan memberikan pelatihan / edukasi melalui GAT dan  SOP nya,” kata Ir.Hadi Sulistiyono.

Diberitakan sebelumnya bahwa Sundari Kepala Desa Kepel bersama Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) di desanya melakukan terobosan dalam bidang pengembangan potensi pertanian dan pariwisata di desanya dengan menggelar  giat Festifal Seribu Durian dan Agenda peresmian waduk Dewi Sekar Langit (DSL). (may/hen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *