Gawat, Pelajar Nganjuk Turut Menjadi Pengedar Pil Koplo

- Jurnalis

Jumat, 31 Januari 2020 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ifakta.co, Nganjuk – Satres Narkoba Polres Nganjuk kembali meringkus jaringan pengedar Narkotika jenis Sabu dan Obat Kimia Berbahaya (OKB) berupa pil dobel L

Kapolres Nganjuk AKBP Handono Subiakto mengatakan jika di akhir Januari ini ada 8 kasus yang berhasil di ungkap yakni 4 perkara Narkotika dengan 5 tersangka dan 4 perkara OKB dengan 6 tersangka.

“Dari kesebelas tersangka itu, kami amankan barang bukti berupa Sabu seberat 3,29 gram, pil dobel L sebanyak 1224 butir dan 9 buah Hand Phone,” jelas Kapolres Nganjuk saat konfrensi pers, Jumat 31 Januari 2020.

Untuk perkara sabu dari lima tersangka satu di antaranya yang bernama YK (22) yang merupakan seorang residivis yang pernah di penjara selama 1,5 tahun dengan kasus yang sama.

Keempat pengedar sabu lainnya adalah Su (38), Sa(41) Ba (30), He (27).

Mereka kata Handono, memperoleh Sabu dari luar kota Nganjuk dan kebanyakan dari jaringan lapas Jombang dan Madiun.

“Bermodal uang 650 ribu Y membeli paket sabu dan membaginya menjadi 3 paket lebih kecil seharga 400 ribu per paket,” kata Handono.

Sedangkan untuk perkara OKB, 6 tersangka pengedar pil dobel L yang berhasil di tangkap yaitu Ag(32) Sis(23) Pri(22) EB(20) Er (21) R (17)

“Yang sangat disayangkan adalah R karena usianya masih di bawah umur, tapi ia sudah masuk dalam jaringan pengedar dan sasarannya adalah teman- temannya sendiri, karena faktor usia maka terhadap R tidak kami lakukan penahanan,” kata Kapolres.

Handono mengatakan akan ada investigasi khusus pada R karena di samping masih di bawah umur, ia juga  berstatus pelajar. Polres juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memberantas peredaran dan penggunaan OKB di sekolah-sekolah.

“Pil – pil itu di jual dalam kemasan plastik klip 4 butir ran, satu kit di jual seharga 10 ribu rupiah jadi sangat terjangkau bagi pelajar,” kata Kapolres.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya 5 orang pengedar sabu itu dijerat dengan UU RI No 35 tahun 2009 ancaman hukumannya 4 – 12 tahun dan denda 800 juta hingga 8 Milyar. Sedangkan untuk 6 orang tersangka perkara OKB di jerat dengan pasal 98 ayat (2),(3)ancaman hukuman penjara 10 tahun serta denda maksimal 1 milyar rupiah. (may/hen)

Baca juga :  Polres Nganjuk Berangkatkan 6 Anggotanya Laksanakan Umroh ke Tanah Suci

Berita Terkait

Sumur Pertamina Prabumulih Field Semburkan Api, Warga Sebut Bau Busuk dan Bikin Mual
Bupati Indramayu Nina Agustina Lantik 136 Kuwu yang Diperpanjang Masa Jabatannya
Tolak RUU Penyiaran, Puluhan Wartawan Nganjuk Orasi dan Tabur Bunga di Gedung DPRD
Spektakuler! Pengukuhan Pengurus Kosti Nganjuk Periode 2023-2027 Berlangsung Meriah
SPBU 34.432.28 Diduga Kebal Hukum Gegara Jual BBM ke Jerigen
Ramai Peserta, Bale Kreatif Kopi Yunge Sukses Gelar Seminar Bertajuk Pesona Lokal Nganjuk Viral
Imigrasi Lakukan Implementasi Makkah Route Pemberangkatan JCH di 3 Bandara
Pasca Penangkapan Oknum Kades, Kapolres Mojokerto Beri Kunci 3 Pilar Cegah Korupsi Dana Desa

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 19:59 WIB

Ngeri, Ada Tarian Erotis di Tangerang?

Senin, 27 Mei 2024 - 19:26 WIB

Demo Tolak RUU Penyiaran, Aliansi Wartawan Tangerang Segel Gedung Dewan Kota Tangerang

Senin, 27 Mei 2024 - 17:35 WIB

Non Fisik Satgas TMMD Kodim 0510/Tigaraksa: Membentuk Karakter Siswa Mandiri Dan Sehat

Senin, 27 Mei 2024 - 17:30 WIB

Kebahagian Warga Gintung saat Danrem 052/Wkr kunjungi lokasi TMMD

Senin, 27 Mei 2024 - 13:08 WIB

Sukses Digelar, Pilar Ingin Kejuaraan Pencak Silat C-More Championship Kembali Diadakan

Minggu, 26 Mei 2024 - 22:40 WIB

Pengecoran Jalan TMMD ke 120 di Desa Gintung Capai 85 Persen

Minggu, 26 Mei 2024 - 22:34 WIB

Program TMMD Kodim 0510/Tigaraksa Bangun Desa Gintung: Manfaat Besar Bagi Perekonomian Masyarakat

Minggu, 26 Mei 2024 - 22:30 WIB

Gerakan Solidaritas Masyarakat Tangerang, Gelar Aksi Bela Palestina Jilid IV

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca