10 Kali Lakukan Kejahatan, Akhirnya Betis 2 Jambret ini Didorr Polisi Hingga tak Berkutik

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2020 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ifakta.co, Nganjuk – Setelah sepuluh kali melakukan aksi kejahatan, dua warga Nganjuk yakni Febri Suwiknyo (25) dan Saiful Anam (26) akhirnya harus merasakan dinginnya jeruji tahanan di Mapolres Nganjuk, Jawa Timur, lantaran kali ini polisi berhasil menghentikan aksi mereka pada 25 Desember 2019 lalu.
“Dua tersangka ini telah sepuluh kali melakukan aksi yang sama, namun baru dua kali berhasil menjarah barang korban,” kata Kapolres Nganjuk AKBP Handono Subiakto saat menggelar konfrensi pers di Mapolres Nganjuk, Jumat 24 Januari 2020.
Handono mengungkapkan, dari sepuluh kali niat jahatnya yang berhasil baru dua kali ini yakni terakhir di TKP Desa Cengkok Kecamatan Ngronggot. Modusnya sebelum melancarkan operasinya mereka minum – minuman keras.
“Lalu setelah mabuk barulah beraksi mencari buruan yang mereka incar,” ujarnya.
Menurut Handono, tersangka mengincar korbannya secara random. Jadi begitu ada sasaran empuk lewat dan kondisi jalanan sepi serta kondisi memungkinkan ia langsung menyergap korbannya.
Seperti yang terjadi pada seorang wanita berinisial NZ (25) yang berprofesi sebagai seorang bidan di salah satu rumah sakit di Nganjuk.
Handono menerangkan, sekira pukul 21.00 wib, saat itu NZ berkendara sepeda sendiri melewati Desa Cengkok. Kemudian NZ dipepet pelaku hingga ke tepi. Bersamaan dengan itu Febri (pelaku utama) menggaet tas korban dengan sebilah pisau tajam yang di simpan di jok depan sepeda.
“Tersangka berusaha merebut tas korban dengan posisi sepeda keduanya berhimpitan,” kata Handono.
Namun, dengan sekuat tenaga NZ berusaha mempertahankan tasnya. Hingga pisau yang digunakan untuk memutus tas korban akhirnya mengenai paha korban. Alhasil pelaku berhasil mendapatkan tas korban begitu paha korban terluka cukup dalam karena sayatan pisau.
Menurutnya, setelah mendapatkan barang yang diburu Febri dan Saiful begitu saja meninggalkan korban yang dalam keadaan tak berdaya.
“Tersangka langsung tancap gas ketika berhasil merampas tas korban,” kata Kapolres.
Dari hasil tangkapan itu, Polisi memperoleh barang bukti 1 unit sepeda Yamaha Mio milik pelaku, 1 bilah pisau dan barang bukti lainnya.
Menurut Kapolres tersangka biasa menjual hasil kejahatannya pada seseorang bernama Moh Abdul Rohman warga Ngronggot Nganjuk.
Ketika dilakukan penangkapan kedua pelaku berusaha melakukan perlawanan. Hingga akhirnya memberikan tindakan terukur dan terarah.
“Pada saat kami tangkap kedua tersangka berusaha melawan petugas, jadi terpaksa kami lakukan tindakan secara tegas dan terukur pada ke dua kaki tersangka,” tegas AKBP Handono.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu tersangka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan Moh Abdul Rohman sebagai penadah di kenakan pasal 480.
“Kini ketiga pelaku tengah menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Nganjuk guna menyibak kasus – kasus sebelumnya yang belum terungkap,” pungkasnya. (May/Hen)

Berita Terkait

Waduh! Ditipu Agen Layanan Perpanjangan Pasport, 2 WNA Tanzania Dideportasi dari Bali Lantaran Overstay
Peduli Masyarakat, Polres Nganjuk Evakuasi dan Antar ODGJ Berobat ke Menur
Operasi Ketupat Semeru 2024, Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas
Polres Nganjuk Luncurkan Program Inovatif Bengkel Keliling Gratis Selama Operasi Ketupat Semeru 2024
Kapolres Nganjuk Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Beri Dukungan Moral Anggota Pos Pam dan Yan Operasi Ketupat Semeru 2024
Pawai Alegoris Kirap Pusaka Tak Miliki Historical Basic Terhadap HUT Nganjuk
Kapolres Nganjuk Dorong Kesiapan Petugas Pam Operasi Ketupat 2024 dengan Pemberian Suplemen dan Cek Kesehatan
Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Semeru 2024, Polres Nganjuk Siap Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 25 April 2024 - 09:38 WIB

Tiga Perwira TNI AD Raih Cumlaude Gelar Doktor di Universitas Gajah Mada

Kamis, 25 April 2024 - 09:14 WIB

Tindak Tegas, Pilar Gunting Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Rabu, 24 April 2024 - 18:31 WIB

Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Standar Pelayanan Minimal Kategori Terbaik se-Indonesia

Rabu, 24 April 2024 - 17:25 WIB

Kota Tangerang dan Kota Yantai Sepakat Jadi Sister City

Rabu, 24 April 2024 - 17:15 WIB

Wakili Dandim Kasdim Tigaraksa Pimpin Apel PAM RI1

Rabu, 24 April 2024 - 17:05 WIB

Tono Darussalam Ketua MPC PP Kota Tangerang : Aset Pemkab Ratusan Milyar Terbengkalai dan Kumuh

Rabu, 24 April 2024 - 15:55 WIB

Sadis, Tante Kandung Habisi Nyawa Bocah 7 Tahun

Selasa, 23 April 2024 - 21:03 WIB

Lewat Perwal No.47 Tahun 2019, Senjata Pemkot Tangsel Berantas Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Berita Terbaru

Regional

Tindak Tegas, Pilar Gunting Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Kamis, 25 Apr 2024 - 09:14 WIB

Regional

Kota Tangerang dan Kota Yantai Sepakat Jadi Sister City

Rabu, 24 Apr 2024 - 17:25 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca