Pencuri Kayu Jati , Aktivis Curiga ada Oknum Perhutani Terlibat Muluskan Pembalak Liar Beraksi

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2020 - 00:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon kayu jati yang dibalak oleh pencuri ditinggal begitu saja, Minggu 12 Januari 2020

ifakta.co, Nganjuk – Pembalak liar kayu jati (illegal logging)yang terjadi diwilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Suwaru Petak 172 Desa Kepel Kecamatan Ngetos pada sabtu malam minggu 11 Januari 2020 kemarin, menuai banyak kecurigaan.

Hal itu disampaikan oleh salah satu warga sekitar hutan, Sanip (45 bukan nama sebenarnya). Menurut Sanip bukan kali ini saja kejadian pohon kayu jati itu di curi (pambalak). Namun, kata dia sudah sering kali.

“Sudah puluhan kali, kayu jati itu dicuri. Namun kejadian kemarin (12/1) karena ketahuan oleh warga, jadi tidak jadi diangkut,” ujarnya kepada ifakta.co, Senin 13 Januari 2020.

Selama ini Sanip mencurigai, bahwa ada keterlibatan oknum orang dalam (perhutani) yang bekerja sama dengan para pengepul kayu (illegal logging).

“Bukan rahasia lagi, kalau pohon jati yang hilang ditebang itu bukan murni oknum masyarakat. Tapi diduga ada kerja sama oknum orang perhutanan dan para cukong kayu jati,” kata Sanip.

Sebelumnya diberitakan, menurut Polhut lima pohon jati utuh di RPH Suwaru Petak 172 ditebang oleh oknum masyarakat. Namun karena aksinya keburu diketahui oleh warga, pohon glondongan yang telah ditebang menjadi batangan utuh itu ditinggal begitu saja dihutan. Diduga kayu jati tersebut akan diangkut kedalam mobil truk dan dijual diluar daerah.

Namun berdasarkan penyelusuran ifakta.co, didapati bukan lima pohon yang dibalak, namun ada sekitar dua puluahan pohon yang telah tumbang dibalak.

Hal inilah yang menjadi kecurigaan warga. Sebab pernyataan Kepala RPH yang menyebutkan lima pohon yang ditebang ternyata kenyataannya ada sekitar dua puluh lebih pohon. Hal ini dibuktikan dengan jumlah bekas potongan (tunggak) yang masih nampak baru dipotong lebih dari lima pohon.

Sementara itu, menanggapi soal itu, Aktivis Pemantau Aset Negara Darsuli SH, berharap kepada Polhut RPH Suwaru Petak 172 untuk menjaga hutan aset negara dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Jagalah aset negara, jangan malah ikut terlibat jadi pencuri,” tegasnya.

Darsuli juga menegaskan akan berkirim surat ke Kementerian Perhutanan untuk memberikan teguran kepada Kepala RPH agar mengawasi para pekerha, agar mereka jangan bekerja sama dengan para oknum illegal loging.

“Nanti segera kami akan bersurat ke Kementerian Kehutanan agar segera bertindak,” pungkasnya. (May/Hen)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Waduh! Ditipu Agen Layanan Perpanjangan Pasport, 2 WNA Tanzania Dideportasi dari Bali Lantaran Overstay
Peduli Masyarakat, Polres Nganjuk Evakuasi dan Antar ODGJ Berobat ke Menur
Operasi Ketupat Semeru 2024, Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas
Polres Nganjuk Luncurkan Program Inovatif Bengkel Keliling Gratis Selama Operasi Ketupat Semeru 2024
Kapolres Nganjuk Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Beri Dukungan Moral Anggota Pos Pam dan Yan Operasi Ketupat Semeru 2024
Pawai Alegoris Kirap Pusaka Tak Miliki Historical Basic Terhadap HUT Nganjuk
Kapolres Nganjuk Dorong Kesiapan Petugas Pam Operasi Ketupat 2024 dengan Pemberian Suplemen dan Cek Kesehatan
Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Semeru 2024, Polres Nganjuk Siap Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 25 April 2024 - 09:38 WIB

Tiga Perwira TNI AD Raih Cumlaude Gelar Doktor di Universitas Gajah Mada

Kamis, 25 April 2024 - 09:14 WIB

Tindak Tegas, Pilar Gunting Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Rabu, 24 April 2024 - 18:31 WIB

Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Standar Pelayanan Minimal Kategori Terbaik se-Indonesia

Rabu, 24 April 2024 - 17:25 WIB

Kota Tangerang dan Kota Yantai Sepakat Jadi Sister City

Rabu, 24 April 2024 - 17:15 WIB

Wakili Dandim Kasdim Tigaraksa Pimpin Apel PAM RI1

Rabu, 24 April 2024 - 17:05 WIB

Tono Darussalam Ketua MPC PP Kota Tangerang : Aset Pemkab Ratusan Milyar Terbengkalai dan Kumuh

Rabu, 24 April 2024 - 15:55 WIB

Sadis, Tante Kandung Habisi Nyawa Bocah 7 Tahun

Selasa, 23 April 2024 - 21:03 WIB

Lewat Perwal No.47 Tahun 2019, Senjata Pemkot Tangsel Berantas Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Berita Terbaru

Regional

Tindak Tegas, Pilar Gunting Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Kamis, 25 Apr 2024 - 09:14 WIB

Regional

Kota Tangerang dan Kota Yantai Sepakat Jadi Sister City

Rabu, 24 Apr 2024 - 17:25 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca