Kades Gondang Nganjuk Terjaring OTT Pungli Izin Produksi Pertambangan

- Jurnalis

Minggu, 15 Desember 2019 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah makan ayam bakar lestari mangundikaran Nganjuk, tempat Kades Gondang terkena OTT

ifakta.co, Nganjuk – Satuan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Nganjuk berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Desa Gondang Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk Wahyu Nurhadi. Wahyu ditangkap atas dugaan kasus pungli terkait pengurusan permohonan izin lingkungan untuk operasi produksi pertambangan pada Jumat 13 Desember 2019.

Hal ini disampaikan Kasubbag Humas Polres Nganjuk AKP Sudarman kepada ifakta.co, pada Minggu 15 Desember 2019 pagi. OTT tersebut dipimpin langsung oleh Kanit lV Tipidkor Satreskrim IPTU Imam Susanto.

Sudarman menjelaskan, berdasarkan informasi dari pengusaha tambang, tersangka Wahyu Nurhadi terbukti meminta dana kompensasi sebesar 100 juta.

“Uang itu katanya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat Gondang yang terdampak terhadap operasi pertambangan di desa Genjeng Kecamatan Loceret,” kata Sudarman.

Lebih lanjut Sudarman menjelaskan, demi memuluskan usahanya, pengusaha itu terpaksa menyangggupi dana kompensasi yang diminta tersangka. Hal ini agar ia dapat memenuhi persyaratan perizinan lingkungan untuk melakukan operasi penambangan yang jalur transportasinya melewati  desa Gondang.

Katanya jika pengusaha tambang itu tidak mau memberi dana kompensasi, kades Wahyu Nurhadi mengancam jalur pengangkutan hasil tambang tersebut tidak  diijinkan melewati desa Gondang. Hal ini dibenarkan oleh Kanit lV Tipikor Satreskrim Polres Nganjuk, Iptu Imam Susanto

“Sebelumnya telah disepakati bahwa uang kompensasi itu dibayarkan 2 kali, masing-masing sebesar 50 juta rupiah. Selanjutnya membuat perjanjian untuk bertemu di rumah makan ayam bakar lestari mangundikaran Nganjuk,” ujar Imam Susanto.

Imam menuturkan jika pengusaha tambang itu mengutus seseorang bernama Mardi Susanto untuk menyerahkan uang  kepada tersangka Wahyu Nurhadi sebesar Rp 19.700.000 di rumah makan yang telah di tentukan keduanya.

“Sesuai informasi yang kami terima, begitu dana diterima oleh kades Gondang dalam sebuah amplop coklat besar, ia kemudian memasukkan amplop tersebut kedalam tas kresek warna hitam. Kemudian dengan sigap kami langsung menangkap pelaku berikut barang bukti tersebut tepat jam 14.00 wib hari jumat kemaren di warung Lestari,” jelas Kanit.

Dan saat ini Kades yang baru satu periode ini menjabat sebagai Kepala Desa harus berada di Mapolres Nganjuk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas perbuatanya  tersangka  Wahyu Nurhadi dapat di jerat dengan pasal 12 huruf (e) dan pasal 11 UURI no:31 tahun 1999,” pungkasnya. (May)


Baca juga :  Bakti Religi, Polres Polres Blitar Sambut Hari Jadi Polwan Ke- 75

Berita Terkait

Kapolres Situbondo Temui Mahasiswa PC PMII, Sepakat Bantu Pemkab Tertibkan Tambang Ilegal dan Tegakkan Hukum
Polres Malang Kembali Dukung Keluarga Peristiwa Kanjuruhan Melalui Bantuan UMKM
Kapolri: Idul Adha Momentum Jaga Toleransi
Lestarikan Budaya Lokal, PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Adakan Pelatihan Jumputan
PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Salurkan 43 Hewan Kurban ke 26 Desa di Muara Enim
Sambut HUT Ke-78 Bhayangkara, Polres Nganjuk Gelar Program Bedah Rumah
Terlalu, Oknum Kades di Badean Diduga Nekat Pungli Program PTSL
Perusahaan Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus Bali Gelar Bazar Kemanusiaan Guna Peringati HANI 2024

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 17:08 WIB

Jelang Jakarta International Marathon di Kawasan GBK Wakil Walikota Jakpus Tinjau Kesiapan Akhir

Kamis, 20 Juni 2024 - 09:57 WIB

OKK PWI Jaya 2024 Pecahkan Rekor Peserta Terbanyak Selama 15 Tahun

Selasa, 18 Juni 2024 - 21:29 WIB

Berikut Ini Panduan Peserta Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian PWI Jaya

Senin, 17 Juni 2024 - 17:55 WIB

Haji Beceng Bagikan 1500 Paket Daging Sapi Seberat 1.5 kg perkantong pada Iedul Adha 1445 H

Senin, 17 Juni 2024 - 03:33 WIB

Pedagang Pasar Malam di Jalan Tanggul Timur Menambah Kemacetan di Kapuk

Minggu, 16 Juni 2024 - 16:22 WIB

Perayaan Waisak 2564 BE/2024 di Vihara Hemadhiro Mettavati: Momen Kebersamaan dan Doa

Minggu, 16 Juni 2024 - 15:52 WIB

Perayaan Waisak Vihara Hemadhiro Mettavati Dihadiri Ribuan Umat Budha

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:51 WIB

Ratusan Sopir Truk Demo Kadishub Bekasi Karena Sering Dipalak Oknum Dishub Hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca