Satu Meninggal, Janda Tua di Nganjuk ini Mendapatkan Rumahnya Dibedah

- Jurnalis

Senin, 4 November 2019 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iFakta.co, Nganjuk – Tim Komunitas Nganjuk Perduli (KNP) memberikan bantuan berupa “bedah rumah” kepada dua janda tua Wagiyem dan Galiyem, warga Desa Sombron RT 04 RW 01 Kecamatan Loceret, Nganjuk, Jawa Timur.

Dua janda tua ini memiliki rumah terbilang tidak layak huni. Keberadaan rumah tak layak huni itu akhirya membuat Komunitas Nganjuk Peduli bersama – sama dengan Pemkab Nganjuk, TNI, Polri dan para relawan Nganjuk Perduli serta warga masyarakat sekitar untuk melakukan kegiatan bedah rumah.

Ketua Komunitas Nganjuk Peduli Supadi menjelaskan, jika Wagiyem dan Galiyem berhak untuk mendapatkan bantuan tersebut.

” Kami bersama instansi pemerintah terkait memberi bantuan berupa uang tunai material untuk merombak bangunan mbah Galiyem. Hal ini sudah dimulai sejak sebulan lalu selama 1 hari, namun terpaksa dihentikan lantaran sehari setelah rumah di pugar Wagiyem kakak Galiyem meninggal dunia lantaran sakit sejak lama,” kata Supadi kepada ifakta.co, 3 Oktober 2019.

Kematian Wagiyem makin menuai rasa haru semua pihak, sampai Wakil Bupati Nganjuk Marhein beserta Yuni Rahman (pelindung Nganjuk Peduli) turut berbela sungkawa dengan mendatangi rumah yang baru sehari dibedah itu.

Dalam pembongkaran rumah tersebut juga dibantu oleh Babinkamtibmas dan juga Bimaspol setempat.

“Namun untuk tenaga tukang semuanya dikerjakan relawan dan juga masyarakat sekitar,”imbuhnya.

Sementara untuk sumber dana bedah rumah menurut Supadi diperoleh dari wirausaha mandiri peduli Nganjuk, Pemda Nganjuk dan juga donatur.

“Tim Nganjuk Peduli telah berhasil membedah rumah sebanyak 15 rumah lebih di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk,” pungkas Supadi.

Sementara itu Bupati Nganjuk Mas Novi yang hadir bersama istri Yuni Rahman menjelaskan jika Pemda Nganjuk mengucapkan terima kasih pada OPD, camat, masyarakat Sombron dan Nganjuk peduli yang sudah bergotong-royong turut melaksanakan bedah rumah yang ditargetkan selesai dalam tiga hari.

“Saya mengintruksikan pada Dinsos untuk memberi bantuan program keluarga harapan dan meminta OPD terkait untuk memberi bantuan ayam petelor agar bisa di jual untuk kebutuhan sehari-hari,”kata Bupati Mas Novi.

Bupati menjelaskan berdasarkan data Dinas Permukiman jumlah rumah yang mengajukan dibedah sebanyak 16 ribu rumah. Dalam kurun waktu 3-4 tahun kedepan jumlah itu harus menurun hingga mencapai 10 ribu unit saja.

“Semuanya butuh proses, dari data sebelumnya 24 ribu dan sekarang turun menjadi 16 ribu. Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan kami akan terus upayakan semaksimal mungkin,” katanya.

Mas Novi dalam kesempatan itu menghimbau bagi seluruh perusahaan untuk tertib membayar CSR karena dana itu yang akan distribusikan pada giat bedah rumah.

“Saya himbau agar para perusahaan tertib bayar CSR, karena dananya untuk kegiatan sosial,” tegasnya.

Mendapatkan rumahnya diperbaiki, mbah Galiyem mengucapkan terimakasih dan syukurnya pada Pemerintah Nganjuk dan juga Tim Nganjuk Peduli yang sudah merenovasi rumahnya menjadi layak huni meski masih belum selesai secara sempurna.

“Terima kasih kepada Pak Bupati yang sudah memperbaiki rumah saya menjadi lebih baik,” ujarnya ditemui ifakta.co dengan bahasa jawa. (may)

Baca juga :  Muskab Wushu Indonesia Nganjuk, Abdul Wakid Kembali Duduki Jabatan Ketua Periode 2023- 2027

Berita Terkait

Kapolres Situbondo Temui Mahasiswa PC PMII, Sepakat Bantu Pemkab Tertibkan Tambang Ilegal dan Tegakkan Hukum
Polres Malang Kembali Dukung Keluarga Peristiwa Kanjuruhan Melalui Bantuan UMKM
Kapolri: Idul Adha Momentum Jaga Toleransi
Lestarikan Budaya Lokal, PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Adakan Pelatihan Jumputan
PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Salurkan 43 Hewan Kurban ke 26 Desa di Muara Enim
Sambut HUT Ke-78 Bhayangkara, Polres Nganjuk Gelar Program Bedah Rumah
Terlalu, Oknum Kades di Badean Diduga Nekat Pungli Program PTSL
Perusahaan Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus Bali Gelar Bazar Kemanusiaan Guna Peringati HANI 2024

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 17:08 WIB

Jelang Jakarta International Marathon di Kawasan GBK Wakil Walikota Jakpus Tinjau Kesiapan Akhir

Kamis, 20 Juni 2024 - 09:57 WIB

OKK PWI Jaya 2024 Pecahkan Rekor Peserta Terbanyak Selama 15 Tahun

Selasa, 18 Juni 2024 - 21:29 WIB

Berikut Ini Panduan Peserta Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian PWI Jaya

Senin, 17 Juni 2024 - 17:55 WIB

Haji Beceng Bagikan 1500 Paket Daging Sapi Seberat 1.5 kg perkantong pada Iedul Adha 1445 H

Senin, 17 Juni 2024 - 03:33 WIB

Pedagang Pasar Malam di Jalan Tanggul Timur Menambah Kemacetan di Kapuk

Minggu, 16 Juni 2024 - 16:22 WIB

Perayaan Waisak 2564 BE/2024 di Vihara Hemadhiro Mettavati: Momen Kebersamaan dan Doa

Minggu, 16 Juni 2024 - 15:52 WIB

Perayaan Waisak Vihara Hemadhiro Mettavati Dihadiri Ribuan Umat Budha

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:51 WIB

Ratusan Sopir Truk Demo Kadishub Bekasi Karena Sering Dipalak Oknum Dishub Hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca