Mas Novi Sambangi Penggemukan Kambing Milik Bumdes Kepel Ngetos

- Jurnalis

Selasa, 24 September 2019 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iFAKTA.CO, NGANJUK – Pasca pembagian 200 lembar sertifikat program PTSL beberapa hari lalu dan sebagai bentuk apresiasi, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat menyambangi Kepala Desa Kepel Kecamatan Ngetos Sundari. Pada kesempatan itu juga, Bupati mendatangi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Mawar yang ada didesa tersebut, pada 16 September 2019 lalu.

Seperti diketahui, Bumdes milik desa Kepel sendiri melakukan pengembangan dengan basis peternakan. Berbeda dengan desa – desa lain yang menggunakan dana untuk mengerjakan proyek atau membentuk koperasi simpan pinjam.

“Saya sangat apresiatif pada Bumdes Desa Kepel dan saya sarankan pada Kepala Desa untuk melihat setiap peluang yang ada,”ungkap Bupati Nganjuk yang akrab dipanggil Mas Novi, 16 September 2019.

Menurut Mas Novi, penggemukan kambing pakan kering ini mempunyai prospek yang baik. Mengingat saat ini sedang musim kemarau sehingga Bumdes tidak melulu monoton terpacu pada satu bidang tertentu saja.

Mas Novi juga sangat merespon kondisi peternakan kambing pakan kering ini. Ia juga memberikan masukan dan arahan untuk keberhasilan Bumdes ini.

“Walaupun kegiatan awalnya seperti ini, tapi jika dikelola secara profesional seperti  arahan saya tadi, ada evaluasi pengawasan dan administrasi yang baik pasti bisa berkembang,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dari pemerintah akan memantau sejauh mana perkembangannya. Kedepan ia berharap peternakan ini bisa dikembangkan dimasyarakat dengan sistem inti dan plasma.

Mas Novi menerangkan, yang dimaksud dari inti dan plasma yaitu masyarakat akan  diberi bantuan kambing dan dipilih yang punya niatan serius untuk bekerja dengan maksimal. Hasil panennya akan di setorkan lalu akan dibeli oleh Bumdes, lalu hasilnya akan dibagi Bumdes dan pengelola.

“Pemerintah Daerah Nganjuk berjanji akan memberikan bantuan baik berupa modal maupun penyuluhan dan arahan untuk mendukung Bumdes berbasis peternakan kambing ini. Karena mengingat permintaan daging kambing di kabupaten Nganjuk tergolong tinggi,”pungkas Bupati.

Sementara itu, pengelola penggemukan Sundari menyampaikan, jumlah kambing yang ada sekarang sebanyak 50 ekor dengan usia rata- rata 3 minggu. Kambing-kambing ini bisa di panen setelah usianya mencapai 100 hari.

“Ketika datang kambing ini rata-rata seberat 10-12 kg.Dalam kurun waktu 100 hari kami dikejar target per ekor harus ada kenaikan berat mencapai 30-40 kg baru bisa kami panen,”jelasnya kepada Bupati.

Pengelola lain Samsul menjelaskan, ada beberapa faktor dipilihnya kambing pakan kering sebagai obyek kegiatan Bumdes.

“Beberapa penyebab kami memilih beternak kambing pakan kering adalah karena pemeliharaanya lebih efisien. Faktor cuaca sukar mencari pakan hijau. Hanya cukup memberi pakan berupa ramuan komplit vit yang sudah teruji bisa lebih cepat dalam penggemukan kambing,”kata Samsul. (may/hd)


Berita Terkait

Waduh! Ditipu Agen Layanan Perpanjangan Pasport, 2 WNA Tanzania Dideportasi dari Bali Lantaran Overstay
Peduli Masyarakat, Polres Nganjuk Evakuasi dan Antar ODGJ Berobat ke Menur
Operasi Ketupat Semeru 2024, Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas
Polres Nganjuk Luncurkan Program Inovatif Bengkel Keliling Gratis Selama Operasi Ketupat Semeru 2024
Kapolres Nganjuk Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Beri Dukungan Moral Anggota Pos Pam dan Yan Operasi Ketupat Semeru 2024
Pawai Alegoris Kirap Pusaka Tak Miliki Historical Basic Terhadap HUT Nganjuk
Kapolres Nganjuk Dorong Kesiapan Petugas Pam Operasi Ketupat 2024 dengan Pemberian Suplemen dan Cek Kesehatan
Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Semeru 2024, Polres Nganjuk Siap Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 25 April 2024 - 09:38 WIB

Tiga Perwira TNI AD Raih Cumlaude Gelar Doktor di Universitas Gajah Mada

Kamis, 25 April 2024 - 09:14 WIB

Tindak Tegas, Pilar Gunting Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Rabu, 24 April 2024 - 18:31 WIB

Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Standar Pelayanan Minimal Kategori Terbaik se-Indonesia

Rabu, 24 April 2024 - 17:25 WIB

Kota Tangerang dan Kota Yantai Sepakat Jadi Sister City

Rabu, 24 April 2024 - 17:15 WIB

Wakili Dandim Kasdim Tigaraksa Pimpin Apel PAM RI1

Rabu, 24 April 2024 - 17:05 WIB

Tono Darussalam Ketua MPC PP Kota Tangerang : Aset Pemkab Ratusan Milyar Terbengkalai dan Kumuh

Rabu, 24 April 2024 - 15:55 WIB

Sadis, Tante Kandung Habisi Nyawa Bocah 7 Tahun

Selasa, 23 April 2024 - 21:03 WIB

Lewat Perwal No.47 Tahun 2019, Senjata Pemkot Tangsel Berantas Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Berita Terbaru

Regional

Tindak Tegas, Pilar Gunting Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Kamis, 25 Apr 2024 - 09:14 WIB

Regional

Kota Tangerang dan Kota Yantai Sepakat Jadi Sister City

Rabu, 24 Apr 2024 - 17:25 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca