Ditinggal Keluar Kota, Rumah Keluarga ini Digarong Maling

- Jurnalis

Selasa, 10 September 2019 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK – Polres Nganjuk berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Hal ini diungkapkan saat menggelar konferensi pers di Markas Kepolisian Sektor Kertosono, pada Senin (09/09/2019).

Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta didampingi Kapolsek Kertosono Kompol Abraham Sisik dan juga Kanitreskrim Polsek Kertosono menjelaskan telah terjadi kasus pencurian dengan pemberatan yang mana kasus tersebut terjadi pada bulan maret 2019, namun baru bisa di ungkap pada 7 agustus 2019 setelah mendapatkan bukti – bukti tindak kejahatan tersebut.

Kapolres Dewa mengatakan kasus ini bermula pada 7 maret 2019 jam 5 pagi, Arif Agus Pambudi(39) warga kertosono yang merupakan korban curat,ia pergi ke Trenggalek selama 4 hari dan rumah di biarkan dalam keadaan kosong. Agus pulang pada senin tanggal 11 maret 2019.Dan pada saat rumah sedang kosong itulah peristiwa pencurian terjadi.

“Kasus ini adalah pencurian dengan pemberatan yang mana tersangka Moch Ali Masykur melakukan aksi nekadnya untuk mencuri dengan cara mencongkel jendela rumah korban bagian depan menggunakan obeng. Kemudian masuk rumah dan menggarong seluruh benda berharga yang ada di rumah korban”, ujar Kapolres Dewa.

Menurut Dewa dari hasil kejahatannya malam itu Ali Masykur berhasil menggasak beberapa perhiasan emas berupa kalung,gelang,liontin,uang tunai sebesar Rp 1.497.000; serta 1 BPKB kendaraan roda 4 dan 2 BPKB kendaraan roda 2.

“Terbongkarnya aksi pencurian oleh tersangka ketika ada konfirmasi dari KSP Citra Abadi Kertosono yang telah menerima gadai salah satu BPKB milik Arif Agus Pambudi yang telah hilang,” kata AKBP Dewa.

Setelah itu di lakukan penangakapan  dan penggeledahan oleh Reskrim Polsek Kertosono dirumah tersangka, dari sana ditemukan petunjuk dan barang bukti berupa satu obeng warna kuning yang di gunakan untuk mencongkel jendela dan juga 2 buah BPKB, BPKB mobil forsa tahun 1991 dan BPKB sepeda motor honda supra warna hitam,dan satu lembar surat pemberitahuan jatuh tempo UPC Kertosono pada istri Ali Masykur.

“Dari bukti-bukti tersebut akhirnya tersangka tidak dapat mengelak dan serta merta mengakui semua aksi pencurian yang ia lakukan di rumah korban,dan akibat perbuatannya Ali Masykur di jerat oleh pasal 363 ayat (1) ,(2) KUH Pidana serta ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” jelas Kapolres Dewa. (May/Hd)

Berita Terkait

Waduh! Ditipu Agen Layanan Perpanjangan Pasport, 2 WNA Tanzania Dideportasi dari Bali Lantaran Overstay
Peduli Masyarakat, Polres Nganjuk Evakuasi dan Antar ODGJ Berobat ke Menur
Operasi Ketupat Semeru 2024, Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas
Polres Nganjuk Luncurkan Program Inovatif Bengkel Keliling Gratis Selama Operasi Ketupat Semeru 2024
Kapolres Nganjuk Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Beri Dukungan Moral Anggota Pos Pam dan Yan Operasi Ketupat Semeru 2024
Pawai Alegoris Kirap Pusaka Tak Miliki Historical Basic Terhadap HUT Nganjuk
Kapolres Nganjuk Dorong Kesiapan Petugas Pam Operasi Ketupat 2024 dengan Pemberian Suplemen dan Cek Kesehatan
Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Semeru 2024, Polres Nganjuk Siap Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 25 April 2024 - 09:38 WIB

Tiga Perwira TNI AD Raih Cumlaude Gelar Doktor di Universitas Gajah Mada

Kamis, 25 April 2024 - 09:14 WIB

Tindak Tegas, Pilar Gunting Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Rabu, 24 April 2024 - 18:31 WIB

Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Standar Pelayanan Minimal Kategori Terbaik se-Indonesia

Rabu, 24 April 2024 - 17:25 WIB

Kota Tangerang dan Kota Yantai Sepakat Jadi Sister City

Rabu, 24 April 2024 - 17:15 WIB

Wakili Dandim Kasdim Tigaraksa Pimpin Apel PAM RI1

Rabu, 24 April 2024 - 17:05 WIB

Tono Darussalam Ketua MPC PP Kota Tangerang : Aset Pemkab Ratusan Milyar Terbengkalai dan Kumuh

Rabu, 24 April 2024 - 15:55 WIB

Sadis, Tante Kandung Habisi Nyawa Bocah 7 Tahun

Selasa, 23 April 2024 - 21:03 WIB

Lewat Perwal No.47 Tahun 2019, Senjata Pemkot Tangsel Berantas Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Berita Terbaru

Regional

Tindak Tegas, Pilar Gunting Kabel Fiber Optik yang Semrawut

Kamis, 25 Apr 2024 - 09:14 WIB

Regional

Kota Tangerang dan Kota Yantai Sepakat Jadi Sister City

Rabu, 24 Apr 2024 - 17:25 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca