TANGERANG, ifakta.co – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang berhasil diraih Kabupaten Tangerang di hadapan Delegasi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI dalam kunjungan kerja yang berlangsung di Kantor Bupati Tangerang, Jumat (12/6/2026).

Dalam pemaparannya, Bupati Maesyal menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan tata kelola pemerintahan yang efektif.

Menurutnya, Kabupaten Tangerang yang memiliki jumlah penduduk sekitar 3,5 juta jiwa dan menjadi salah satu daerah dengan populasi terbesar di Indonesia membutuhkan strategi pembangunan yang terukur dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus menjaga keseimbangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

Iklan

Salah satu capaian yang disampaikan adalah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang yang mencapai 5,67 persen pada tahun 2025 dan meningkat menjadi 5,77 persen pada tahun 2026. Angka tersebut berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional dan Provinsi Banten.

“Kami terus mendorong investasi, memperkuat sektor industri, UMKM, pertanian, dan pelayanan publik agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Maesyal dalam terima kunjungan BKSAP DPR RI ditangerang.

Di bidang pengelolaan keuangan daerah, Kabupaten Tangerang dinilai mampu menjaga kondisi fiskal yang sehat. APBD Tahun 2026 mencapai Rp8,74 triliun dengan target pendapatan daerah sebesar Rp8,2 triliun yang didukung oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terus meningkat.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga berhasil melampaui ketentuan alokasi anggaran wajib untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.

Pada sektor pendidikan, kepemimpinan Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menghadirkan program sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP swasta secara bertahap. Program tersebut bertujuan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan angka partisipasi pendidikan.

Selain itu, program beasiswa kuliah gratis bagi keluarga kurang mampu menjadi salah satu terobosan yang mendapat perhatian luas. Jika pada tahun 2025 sebanyak 235 mahasiswa mendapatkan bantuan pendidikan tinggi, maka pada tahun 2026 jumlah penerima meningkat menjadi 900 mahasiswa yang dibiayai hingga lulus.

Program tersebut membuka peluang bagi generasi muda Kabupaten Tangerang untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi ternama di dalam maupun luar negeri.

Di sektor ekonomi kerakyatan, jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meningkat signifikan dari sekitar 61 ribu unit pada tahun 2024 menjadi 78 ribu unit pada tahun 2026. Pertumbuhan tersebut menunjukkan geliat ekonomi masyarakat yang semakin berkembang.

Sementara itu, di bidang pertanian dan perikanan, pemerintah daerah terus menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit tanaman, serta sarana penunjang bagi nelayan guna meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan daerah.

Bupati Maesyal juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi prioritas penting selama masa kepemimpinannya. Berbagai pembangunan jalan, drainase, fasilitas kesehatan, sarana pendidikan, hingga penataan lingkungan terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan wilayah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Di hadapan BKSAP DPR RI, Maesyal menekankan bahwa seluruh program pembangunan yang dijalankan merupakan hasil dari aspirasi masyarakat yang diserap langsung melalui berbagai kunjungan lapangan dan forum komunikasi publik.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga pembangunan infrastruktur yang merata,” tegasnya.

Capaian-capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan mampu menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten maupun tingkat nasional.

(sib/lex)

Iklan