JAKARTA, ifakta.co — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,29 persen ke level 7.183 pada awal perdagangan Kamis, 7 Mei 2026, melanjutkan tren penguatan dari penutupan 7.092 kemarin.

Penguatan ini didorong sentimen positif pertumbuhan ekonomi domestik dan penurunan harga minyak dunia.

Hingga pukul 09.05 WIB, IHSG dibuka di 7.160 dan terus hijau dengan 381 saham naik, 157 turun, serta 421 stagnan. Volume transaksi mencapai 2,37 miliar saham senilai Rp1,40 triliun dari 179.500 kali jual-beli.

Iklan

Top gainers mendominasi seperti BPTR, DEFI, BOBA, ROCK, CGAS, dan ASPR, sementara loser mencakup TALF, RIY, AMAG, ABDA, SHIP, HALO, STAR, serta LUCY.

Faktor Pendorong dan Sentimen Global

Kenaikan IHSG ini sejalan dengan data ekonomi kuartal I 2026 yang melebihi ekspektasi, ditambah meredanya ketegangan geopolitik serta harga minyak WTI anjlok 6 persen ke US$96 per barel akibat harapan kesepakatan AS-Iran. Meski investor asing net sell Rp484 miliar, pasar domestik tangguh.

BRI Danareksa Sekuritas perkirakan pergerakan terbatas karena IHSG dekati resistance 7.100-7.160, dengan support 6.920-7.000. Pantau penutupan untuk konfirmasi tren rebound dua hari berturut-turut ini.

Investor disarankan fokus saham big caps seperti UNVR dan TPIA yang dorong penguatan kemarin, sambil waspadai volatilitas akhir sesi. IHSG berpotensi uji 7.200 jika sentimen tetap positif.

(joj/my)