JAKARTA, ifakta.co – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu kenaikan harga emas Antam Rp17.000 menjadi Rp2.840.000 per gram pada 7 Mei 2026. Investor global berbondong-bondong ke aset aman ini akibat serangan rudal dan drone di UEA serta isu Selat Hormuz.
Dampak Konflik Global
Konflik yang memanas mendorong permintaan emas sebagai safe haven, mirip pola sebelumnya di awal Mei saat harga sempat anjlok Rp35.000.
Iklan
Harga emas dunia stabil di US$151,55 per gram, mendukung penguatan domestik. Akibatnya, bank sentral dan ritel di Indonesia tambah akumulasi.
Investor memiliki beragam pilihan ukuran emas batangan Antam dengan harga jual terkini (belum termasuk pajak PPh 0,25 persen) serta selisih buyback yang kompetitif.
Tabel Harga Jual dan Buyback Emas Antam (7 Mei 2026)
| Ukuran | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp)* |
|---|---|---|
| 0,5 gram | 1.470.000 | – |
| 1 gram | 2.840.000 | 2.644.000 |
| 2 gram | 5.620.000 | 5.288.000 |
| 3 gram | 8.405.000 | – |
| 5 gram | 13.975.000 | – |
| 10 gram | 27.895.000 | – |
| 25 gram | 69.612.000 | – |
| 50 gram | 139.145.000 | – |
| 100 gram | 278.212.000 | 263.129.000 |
| 250 gram | 695.265.000 | – |
| 500 gram | 1.390.320.000 | – |
| 1 kg | 2.780.600.000 | – |
Catatan: Harga jual bersumber dari Logam Mulia, sementara buyback dari Pegadaian (contoh untuk ukuran populer; selisih jual-beli 1 gram sekitar Rp196.000). Harga dapat berubah; konfirmasi di situs resmi.
(joj/my)



