JAKARTA, ifakta.co – Dugaan keracunan makanan mencuat setelah puluhan pelanggan mengaku mengalami diare berat usai menyantap hidangan saat perayaan Imlek 2026 di Restoran Hao Di Fang, Jakarta. Sejumlah keluarga besar merasakan gangguan pencernaan tak lama setelah acara makan bersama selesai.

Para pelanggan menyampaikan keluhan lewat Google Review restoran tersebut. Dalam waktu berdekatan, komentar dengan pola serupa bermunculan dan memicu perbincangan di media sosial.

Ulasan Google Sebut Puluhan Orang Alami Diare

Akun Google bernama Honest Reviewer menulis bahwa lebih dari 30 anggota keluarganya mengalami diare setelah makan di lokasi itu. Ia menyebut hampir semua anggota keluarga terserang diare parah, bahkan beberapa orang harus menjalani infus.

Iklan

“Parah banget, makan sekeluarga besar (30+ orang) di sini dan hampir semua orang diare parah sampai ada yang diinfus. Duduk di VIP room tapi makanan dibiarkan di parkiran terbuka tanpa ditutup, lokasi juga baunya sangat tidak higienis,” tulisnya.

Akun Hana Ce turut membagikan pengalaman serupa. Ia mengaku keluarganya mengalami diare setelah menyantap menu sa cap me. Belakangan, ia mengetahui pelanggan lain merasakan gejala yang sama.

“Saya pikir keluarga saya saja yang habis makan sa cap me diare. Ternyata banyak korban. Tahun ini mengecewakan dan tidak ada itikad baik dari mereka merespons korban,” tulisnya.

Akun lain, Mircle Cool, menyebut satu rombongan yang menempati lima meja ikut mengalami gangguan pencernaan. Ia menilai gejala yang muncul bukan diare ringan karena disertai perut melilit dan kembung.

“Edan makan sa cap me di Hao Di Fang, lima meja 90 persen kena diare. Minum obat tidak mempan. Sudah infokan ke pihak resto tidak ada tanggapan balik. Sangat mengecewakan, makanan tidak higienis, bahkan ada yang sudah tidak segar,” tulisnya.

Redaksi menelusuri ulasan lain di Google dan menemukan sejumlah keluhan dengan waktu unggah yang berdekatan setelah perayaan Imlek 2026. Mayoritas pelanggan mengeluhkan diare, sakit perut, hingga harus menjalani perawatan medis.

Manajemen Belum Beri Tanggapan

Sampai berita ini tayang, manajemen Restoran Hao Di Fang belum memberi tanggapan resmi meski redaksi sudah menghubungi pihak restoran melalui pesan singkat dan telepon.

Sejauh ini, belum ada informasi mengenai laporan resmi ke otoritas kesehatan setempat.

Publik Tunggu Langkah Otoritas Kesehatan

Jika otoritas menerima laporan, Suku Dinas Kesehatan biasanya langsung memeriksa lokasi, mengambil sampel makanan, dan mengevaluasi standar higiene serta sanitasi restoran.

Publik kini menunggu langkah cepat aparat untuk memastikan keamanan pangan dan memberi kepastian kepada masyarakat.

(wl)