PRABUMULIH, ifakta.co-  Warga masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Prabumulih Field, Jalan Pal 6 dan/atau Station Pengepul Tiga (SP3) Kelurahan Gunung Kemala, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, pada Selasa (9/9/2025). 

Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap penanganan masalah pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh perusahaan, serta dugaan intimidasi terhadap warga yang ingin menyampaikan pendapat.

Massa menyampaikan sejumlah tuntutan,  diantaranya: ganti rugi lahan dan tanam tumbuh yang tercemar limbah, kompensasi atas dampak pencemaran terhadap aktivitas berkebun dan bersawah, normalisasi sungai Rambang Cengal yang tercemar, serta penegakan hukum terhadap kelalaian PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 oleh Dinas Lingkungan Hidup. Warga juga mendesak perhitungan ganti rugi sesuai Peraturan Gubernur No. 40 Tahun 2017.

Iklan

Aksi ini juga diwarnai dengan kecaman terhadap oknum berinisial (S) yang diduga melakukan intimidasi melalui pesan WhatsApp, dengan tujuan melarang warga menyampaikan pendapat di muka umum. 

“Klu dak galak ado masalah cepat selesaikan masalah. Bukan nunda2 masalah”

“Permasalahan ini hampir jln 2 thn”

 “Jngan cuman kirim pesan tidak jelas orang Baiknya mari duduk bersama dengar apa masalah nya itu baru hebat”

“Kalo ado penyetopan langsung aku lapor Polda”

Warga berharap aparat penegak hukum (APH) dan pihak PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 dapat mengambil tindakan tegas terhadap pelaku intimidasi tersebut.

Ketegangan mereda setelah Kabag Ops Polres Prabumulih, Kompol Harmianto, S.H, M.H., melakukan mediasi dengan perwakilan massa aksi. Kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan mediasi di kantor PT Pertamina Aset 2 Hulu Rokan Zona 4 Prabumulih Field pada hari Kamis, 11 September 2025, guna membahas aspirasi dan tuntutan warga secara lebih rinci.

Pengamanan aksi unjuk rasa melibatkan personel gabungan dari Polres Prabumulih, Security PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4, Kodim 0404 Prabumulih, Polsek Prabumulih Barat, serta unsur pemerintahan Kelurahan Gunung Kemala.

Aksi unjuk rasa berlangsung hingga pukul 11.20 WIB dan berakhir dengan tertib. Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.