JAKARTA, ifakta.co – Polda Metro Jaya mengamankan 16 pemuda dalam patroli pencegahan tawuran di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur. Petugas melakukan pengamanan sejak Kamis (22/10/2026) malam hingga Jumat dini hari.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, patroli intensif tersebut bertujuan mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Petugas bergerak ketika menemukan indikasi yang berpotensi memicu bentrokan.

“Ketika ditemukan indikasi tawuran, anggota segera melakukan pencegahan dan pembubaran agar tidak berkembang menjadi bentrokan yang menimbulkan korban maupun mengganggu warga,” kata Wahyu dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Iklan

Pengamanan pertama berlangsung di Jalan Batu Ceper, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis malam. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan delapan pemuda serta menyita tiga bilah celurit, empat unit ponsel, dan tiga unit sepeda motor.

Selanjutnya, patroli kembali mengamankan delapan pemuda di Jalan Jatiwaringin, Jakarta Timur, pada Jumat sekitar pukul 02.50 WIB. Dari lokasi kedua, polisi menyita dua bilah celurit, dua stik golf, satu katana, tiga unit ponsel, dan satu unit sepeda motor.

Dengan demikian, polisi mengamankan total 16 pemuda dari dua lokasi tersebut. Petugas juga membawa seluruh pemuda beserta barang bukti ke kantor kepolisian terdekat untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Polisi tidak mengungkap identitas pemuda yang masih berusia di bawah umur. Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi hak dan kepentingan anak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengingatkan orang tua dan masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak dan remaja. Pengawasan tersebut perlu mendapat perhatian khusus, terutama pada malam hari.

“Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, mari bersama-sama mencegah tawuran. Jika melihat potensi gangguan kamtibmas, segera sampaikan kepada petugas atau melalui Layanan Polisi 110,” ujar Budi.

Polda Metro Jaya mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah tawuran dan melaporkan potensi gangguan keamanan kepada petugas. Kerja sama antara polisi, orang tua, dan masyarakat diharapkan dapat membantu menjaga situasi tetap aman serta mencegah bentrokan yang membahayakan warga.

(rom/mby)

Iklan