SLEMAN, ifakta.co – Kebakaran melanda toko bangunan Trans Home di Jalan Jogja-Solo, Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (1/10/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan dua karyawati meninggal dunia.
Kedua korban ditemukan oleh tim SAR gabungan saat proses pencarian dan evakuasi dilakukan. Keduanya ditemukan di lantai tiga bangunan, berdekatan dengan area tangga.
Koordinator Unit Siaga SAR Sleman Basarnas Yogyakarta, Dedi Prasetyo, mengatakan kedua korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Iklan
“Kondisinya tadi kita temukan sudah henti napas dan henti nadi. Untuk selanjutnya kita bawa ke RS Bhayangkara,” kata Dedi kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis malam.
Menurut Dedi, proses pemadaman kebakaran telah dilakukan tim gabungan sejak sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas kemudian menerima informasi bahwa terdapat dua karyawan yang diduga masih terjebak di dalam bangunan.
Tim SAR tidak langsung melakukan pencarian. Petugas terlebih dahulu memastikan area di dalam bangunan cukup aman dari kobaran api dan kepulan asap yang dapat membahayakan proses evakuasi.
“Kita lakukan koordinasi dan evakuasi karena dari info awal ada dua yang terjebak di dalam. Pertama kita harus memastikan lokasi steril, aman dari api serta asap, baru kita lakukan evakuasi korban,” jelasnya.
Setelah kondisi dinyatakan memungkinkan, petugas langsung melakukan pencarian. Proses evakuasi terhadap kedua korban berlangsung sekitar 15 menit.
Dedi mengatakan korban pertama berhasil dievakuasi dalam waktu sekitar delapan menit. Selanjutnya, petugas mengevakuasi korban kedua yang membutuhkan waktu sekitar tujuh menit.
“Korban pertama dievakuasi sekitar delapan menit, dan yang kedua sekitar tujuh menit, sehingga total 15 menit. Korban ditemukan di lantai tiga, berdekatan di dekat tangga,” ujarnya.
Kedua korban diketahui berinisial W dan S. Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kebakaran, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses selanjutnya.
Dedi menambahkan, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Penyelidikan mengenai sumber dan penyebab munculnya api selanjutnya akan dilakukan oleh pihak kepolisian.
Sementara itu, Kasi Operasional dan Investigasi Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sleman, Nawa Murtiyanto, menyebut area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2.000 meter persegi.
Besarnya area yang terdampak serta kondisi di dalam bangunan menjadi tantangan bagi petugas. Selain itu, banyaknya barang rumah tangga dan material yang mudah terbakar membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan ekstra.
“Karena posisi situasi yang sulit jadi butuh penanganan ekstra. Banyak barang rumah tangga, mudah terbakar,” kata Nawa.
Kebakaran toko bangunan Trans Home tersebut diketahui terjadi pada Kamis siang. Lurah Kalitirto, Ari Hadi, sebelumnya membenarkan adanya kebakaran di toko yang berada di Jalan Jogja-Solo tersebut.
“Betul tadi siang. Ini masih dalam pemadaman,” ujar Ari saat dikonfirmasi pada Kamis siang.
Petugas gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan penanganan di lokasi. Setelah api berhasil dikendalikan, tim melanjutkan proses pencarian untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih berada di dalam bangunan.
Peristiwa kebakaran tersebut juga menyebabkan proses penanganan berlangsung cukup lama. Kondisi bangunan yang luas dan dipenuhi berbagai barang yang mudah terbakar membuat petugas harus berhati-hati ketika melakukan pemadaman sekaligus pencarian korban.
Hingga proses evakuasi selesai, petugas masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan kondisi bangunan aman serta mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Penyebab pasti kebakaran dan kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pendataan oleh pihak terkait.(wl/wl)

