Menurut Dewi, banyak orang tua lebih sering memberi kemudahan daripada melatih anak menghadapi tekanan sosial maupun emosional. Akibatnya, sebagian Gen Z menjadi lebih sensitif terhadap konflik, kritik, atau tekanan pekerjaan.
Kondisi itu kemudian memengaruhi kesiapan mental ketika mereka harus memimpin tim atau mengambil tanggung jawab besar di kantor.
Selain itu, budaya digital yang serba cepat juga membuat banyak anak muda terbiasa mencari kenyamanan instan. Mereka cenderung menghindari situasi yang berpotensi mengganggu kesehatan mental atau kehidupan pribadi.
Iklan
Perusahaan Diprediksi Ubah Struktur Organisasi
Fenomena Gen Z yang enggan menjadi bos diperkirakan akan memengaruhi dunia kerja dalam beberapa tahun mendatang. Jika tren ini terus terjadi, perusahaan kemungkinan harus mengubah pola organisasi tradisional.
Dewi menilai model organisasi berbentuk piramida perlahan bisa bergeser menjadi struktur yang lebih fleksibel dan mendatar. Perusahaan kemungkinan akan mengurangi jenjang jabatan agar komunikasi lebih sederhana dan tidak terlalu birokratis.
Selain itu, sistem kerja kolaboratif diprediksi semakin berkembang karena generasi muda lebih nyaman bekerja secara kolektif dibanding dalam struktur yang terlalu kaku.
Banyak perusahaan global juga mulai menerapkan konsep flat organization untuk menyesuaikan kebutuhan generasi pekerja baru. Model tersebut memberi ruang komunikasi lebih terbuka dan membagi tanggung jawab secara lebih fleksibel.
Fenomena ini menunjukkan bahwa kesehatan mental kini menjadi pertimbangan besar dalam menentukan arah karier. Gen Z tidak lagi sekadar mengejar jabatan atau gengsi profesional.
Sebaliknya, mereka mulai memprioritaskan pekerjaan yang memberi rasa aman, fleksibilitas waktu, dan keseimbangan hidup. Karena itu, perusahaan perlu memahami perubahan pola pikir generasi muda agar tetap mampu menciptakan lingkungan kerja yang relevan.
Di sisi lain, pakar menilai perubahan ini tidak selalu berdampak negatif. Pergeseran cara pandang tersebut justru dapat mendorong budaya kerja yang lebih sehat, manusiawi, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman modern.
(naf/lex)


