JAKARTA, Ifakta.co – Pedangdut senior Dewi Perssik kini menunjukkan sikap tegas. Setelah berkali-kali memaafkan pelaku perundungan (haters), penyanyi asal Jember ini mulai mengubah haluannya. Ia merasa kebaikannya selama ini justru membuat warganet semakin berani menyebarkan fitnah.

Kasus terbaru yang memicu kemarahannya adalah munculnya belasan akun yang menyebarkan hoaks Dewi Perssik meninggal dunia akibat kecelakaan. Kabar bohong yang melampaui batas ini membuat kesabaran mantan istri Aldi Taher tersebut habis.

Dewi menyadari bahwa sikap pemaafnya selama ini menjadi alasan mengapa pelaku tidak pernah kapok. Ia teringat bagaimana para pelaku sebelumnya hanya perlu menangis atau bersujud untuk mendapatkan pengampunan.

Iklan

“Mungkin karena aku terlalu mudah memaafkan. Kalau kayak kemarin kan sampai mereka nyembah-nyembah sujud-sujud ke mami aku,” ungkap Dewi Persik.

Menurut pelantun lagu Indah Pada Waktunya ini, belum adanya pelaku yang benar-benar merasakan dinginnya jeruji besi membuat para haters terus merajalela. Ia merasa mereka memanfaatkan sisi kemanusiaannya untuk terus menyerang tanpa rasa takut.

Sebenarnya, Dewi mengaku malas jika harus berurusan dengan proses hukum dan kepolisian yang menyita waktu. Namun, ia tidak bisa tinggal diam melihat fitnah kematian yang dialamatkan kepadanya.

  • Penyebab Marah : Belasan akun sebar hoaks meninggal kecelakaan.
  • Alasan Melapor : Ingin memberikan batasan agar tidak terus dimanfaatkan.
  • Tujuan Akhir : Memberikan efek jera yang nyata secara hukum.

“Sebenarnya aku nggak pengen ngelaporin, tapi kesel gitu. Aku kepengen jadi manusia pemaaf, tapi bukan berarti aku bisa dimanfaatkan,” tegasnya.

Dewi Perssik memastikan bahwa kali ini proses hukum akan berjalan berbeda. Meskipun hatinya masih terbuka untuk memaafkan secara personal, ia ingin tetap memberikan konsekuensi hukum bagi para penyebar hoaks.

Hal ini ia lakukan bukan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam bersosial media.

“Ya kalau memang aku bisa memaafkan dengan hati yang tulus ya aku maafin. Tapi ini kepengennya bikin efek jera,” pungkas Dewi menutup pembicaraan.

(fa/fza)