BEIJING, Ifakta.co | Pemerintah Tiongkok pada hari Senin merilis sebuah rencana komprehensif yang mencakup 14 tugas spesifik untuk mempromosikan pelatihan ulang tenaga kerja di wilayah pedesaan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan prospek pekerjaan dan mengurangi kesenjangan ekonomi antara desa dan kota.
Rencana tersebut diumumkan oleh lembaga penyiaran pemerintah dan menekankan pentingnya peningkatan keterampilan sebagai langkah strategis untuk menghadapi tantangan transformasi ekonomi, khususnya dalam menghadapi perlambatan pertumbuhan dan tekanan struktural di sektor lapangan kerja.
Dokumen tersebut menggarisbawahi perlunya pelatihan ulang di sektor-sektor seperti manufaktur, pertanian modern, layanan digital, dan energi terbarukan. Pemerintah mendorong lembaga pelatihan, universitas, dan perusahaan teknologi untuk berkolaborasi dalam menyediakan program yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan tren industri masa depan.
Iklan
Beberapa poin penting dalam rencana itu antara lain:
- Peningkatan akses pelatihan vokasi berbasis digital di wilayah terpencil.
- Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan besar untuk membuka lebih banyak peluang pelatihan kerja.
- Subsidisasi pelatihan bagi kelompok rentan, seperti buruh migran yang kembali ke desa dan lulusan muda.
- Penguatan infrastruktur pelatihan kerja, termasuk pendirian pusat pelatihan baru di desa-desa utama.
- Pemanfaatan teknologi AI dan big data untuk mencocokkan pelatihan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Presiden Xi Jinping untuk memperkuat pembangunan pedesaan dan mengurangi ketimpangan regional. Pemerintah menilai bahwa revitalisasi pedesaan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan rencana ini, Tiongkok berharap dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja bermutu di desa-desa, mencegah eksodus penduduk ke kota besar, dan memperkuat daya saing ekonomi nasional melalui tenaga kerja yang lebih terampil dan siap menghadapi era digital. (FA)




