Polsek Cengkareng Ungkap Eksploitasi Anak Bermodus Apartemen

- Jurnalis

Rabu, 3 Juli 2024 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Cengkareng berhasil ungkap kasus eksploitasi anak bermodus apartemen. (Foto: Ifakta.co/Za)

Polsek Cengkareng berhasil ungkap kasus eksploitasi anak bermodus apartemen. (Foto: Ifakta.co/Za)

JAKARTA, ifakta.co – Kasus eksploitasi anak di bawah umur kembali terendus di Ibu Kota. Kali ini bisnis ilegal itu terungkap di daerah Cengkareng, Jakarta Barat.

Kejadian itu bermula saat warga melaporkan adanya dugaan tindak pidana penjualan orang di salah satu apartemen di wilayah hukum Polsek Cengkareng.

Pada saat kejadian, Polisi berhasil mengamankan dua tersangka dalam satu kamar yang tengah melakukan open BO alias open ‘booking order’. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua tersangka yakni berinisial MAH dan MR. Juga korban perempuan yang masih di bawah umur dengan inisial CMP juga diamankan untuk selanjutnya dimintai keterangan di Polsek Cengkareng.

Baca juga :  Suriantama Nasution Ungkap Sejumlah Kebohongan Widya Andescha, Sidang Mediasi Kembali Digelar 4 Juli, Mangkir Lagi?

Kapolsek Cengkareng, Kompol Hasoloan Situmorang menjelaskan bahwa MAH, salah satu tersangka yang merupakan pacar CPM menawarkan CPM untuk kencan dengan lelaki hidung belang dengan melakukan open BO. 

“Awalnya MAH menawarkan CPM untuk kencan dengan lelaki hidung belang dengan bayaran Rp 200 – Rp 300 untuk sekali kencan,” kata Hasoloan didampingi Riyadi Trianto, Danramil Cengkareng dan Waluyo mewakili Camat Cengkareng dalam konferensi pers di Mako Polsek Cengkareng, Rabu (03/07/2024). 

Baca juga :  Berkat Kolaborasi EcoNext Ventures, RW 11 Tegal Alur Sukses Lakukan Aksi Nyata Peduli Lingkungan

Adapun, MAH dibantu MR pun membuat aplikasi kencan lewat media sosial untuk ditawarkan kepada lelaki hidung belang. 

Untuk sekali kencan, MR mendapat komisi sebesar Rp 50 ribu, sedangkan sisanya untuk CPM dan MAH untuk keperluan sehari-hari.

Menurut Hasoloan, dari hasil pengembangan, korban CPM ternyata mempunyai hubungan kurang harmonis dengan keluarganya. 

“Ternyata CPM ini kurang harmonis dengan keluarganya, karena itu ia tinggal dengan MAH,” ungkap Hasoloan. 

Hasoloan mengatakan, saat ini korban CPM tengah dalam pengawasan dan bimbingan di Rumah Aman karena usianya masih di bawah umur dan tengah hamil 6 bulan.

Baca juga :  Arek Suroboyo Jangan Lewatkan Pameran IIFEX di Grand City Mall & Convex

Ia pun menambahkan, kemungkinan pihaknya juga akan melakukan tes DNA kandungan kepada korban CPM usai kelahiran untuk selanjutnya dilakukan pengembangan untuk menjerat lelaki yang telah ‘booking oder’ bersama CPM.

Sebagai informasi, alat bukti yang diamankan Polisi berupa 10 buah alat kontrasepsi, pakaian, dan 3 unit Handphone (Hp). 

Atas perbuatannya tersebut, tersangka diancam dengan pasal 36i Juncto 88 UU RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan pidana maksimal 10 tahun penjara.

Berita Terkait

Tegas! Kapolda Riau Ultimatum Bandar Narkoba Masih Berani Bisnis Haram
Polres Jakbar Bongkar Sindikat Penyedia Judi Online Asal Kamboja, Perputaran Uang Tembus Rp200 Miliar
Gerak Cepat Polres Pasuruan Amankan 2 Bersaudara, Diduga Aniaya Korban Hingga MD
Polres Tulungagung Berhasil Ungkap 35 Kasus Kejahatan, 38 Tersangka Diamankan
1 Bulan Jadi DPO, Pelarian Buron Bang Jago yang Rampas Ponsel Sejoli Berakhir di Tangan Polsek Gropet
Polres Ngawi Amankan 3 Oknum Pesilat Terduga Lakukan Pengeroyokan
Untuk Kedua Kalinya, Widya Andescha Mangkir dari Agenda Mediasi
Suriantama Nasution Ungkap Sejumlah Kebohongan Widya Andescha, Sidang Mediasi Kembali Digelar 4 Juli, Mangkir Lagi?

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 19:16 WIB

Selamat buat Bang Haekal yang dinobatkan sebagai Abang Favorit Jakarta Pusat 2024

Sabtu, 13 Juli 2024 - 19:33 WIB

Dhany Sukma : Pemilihan Abnon Salah Satu Upaya Apresiasi dan Lestarikan Budaya Betawi.

Sabtu, 13 Juli 2024 - 19:24 WIB

Haji Sarmilih.SH Ketua DPD Forkabi Jakbar Buka Musran Kecamatan Kembangan

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:37 WIB

Posko Relawan Pemadam Kebakaran Kelurahan Kebon Kosong Resmi Dioperasionalkan

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:07 WIB

PHK Sepihak, CRI Diduga Mempekerjakan TKA Tidak Sesuai Peraturan

Minggu, 7 Juli 2024 - 21:06 WIB

Tonil Kampung Ikan Menambah Tontonan Bernuansa Komedi

Minggu, 7 Juli 2024 - 11:36 WIB

Hijaukan Lingkungan Warga Cempaka Putih Tanam Pohon dan Jalan Sehat Bersama

Sabtu, 6 Juli 2024 - 11:42 WIB

Pameran Flora dan Fauna Jakarta 2024 Dihadiri Ribuan orang walau Gerismis

Berita Terbaru

Puluhan guru swasta Kemenag gelar unjuk rasa imbas dari tidak adanya Kouta PPPK. (Foto: Istimewa)

Pendidikan

Imbas Tak Ada Kouta PPPK, Guru Swasta Kemenag Gelar Unjuk Rasa

Minggu, 14 Jul 2024 - 13:25 WIB

PT Ken Raya Indonesia (KRI) usai membuka resmi dan pemotongan tumpeng cabang ketiganya bernama Toko Ken. (Foto: dok.Ifakta.co/Za)

Ekonomi & Bisnis

Grand Opening Toko Ken, Distributor Resmi Kusen Aluminium YKK AP

Minggu, 14 Jul 2024 - 10:21 WIB

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca